Berkas Tiga Tersangka Korupsi PTIK Dilimpahkan ke Pengadilan

oleh -385 views

garudaonline, Medan | Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen melimpahkan berkas perkara milik tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik mini pengolahan kelapa sawit dan alat laboratorium uji di Politekhnik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan Tahun Anggaran (TA) 2013 senilai Rp 5,6 miliar, ke Pengadilan Tipikor Medan.

“Kita sudah melimpahkan berkas milik tiga tersangka kasus dugaan korupsi di PTKI ke PN Medan pada Jumat tanggal 7 Oktober 2016,” kata Netty saat diwawancarai wartawan, Minggu (9/10).

Kini, pihaknya tinggal menunggu penetapan jadwal sidang yang diberikan majelis hakim untuk mengadili ketiga tersangka.

Mereka adalah Hamdan Suharto Bintang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ir Zuherman selaku Direktur Ganeshatama Prasetya dan Drs Makmur Sembiring selaku Direktur CV Juma Purba.

Jaksa wanita dari Kejati Sumut itu menjelaskan, bahwa kerugian negara pada alat laboratorium uji senilai Rp 400 juta, sudah dikembalikan oleh terdakwa Makmur ke penyidik.

Sedangkan, untuk kerugian negara pada pengadaan pembangunan pabrik mini pengolahan kelapa sawit senilai Rp 1 miliar, sudah dikembalikan terdakwa Zuherman sebanyak Rp 700 juta. “Untuk pembangunan pabrik mini sisanya sekitar Rp 300 juta yang belum dikembalikan,” jelas Netty.

Dalam kasus ini, Direktur Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan, Mansyur dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Kerugian negara dalam kasus ini dalam proses penghitungan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut yakni untuk alat laboratorium uji senilai Rp400 juta dan pengadaan pabrik mini senilai Rp 1 miliar.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana. (Endang)

Berikan Komentar