Biadab, Orang Tua Cabuli Anak Angkat

oleh -322 views

garudaonline – Sergai | Tak tahu setan mana yang masuk ke otak Ngatio alias Tio (42) warga Dusun I Desa Kerapuh kecamatan Dolok Masihul-Sergai.sebagai orangtua angkat dari Butet (samaran) yang baru berusia 3 tahun tapi mampu mencabulinya.

Padahal kerja Ngatio ini cukup enak dan hanya “Goyang Telur” saja,sementara istrinya Sukliem alias Mbak Sum (36) pontang panting mencari makan dengan membuka usaha Warung nasi didepan rumahnya,tapi mampu menggaji dua orang pembantu di rumah makan tersebut.

Ceritanya,waktu Ngatio melamar Mbak Sum seorang Janda punya anak satu (meninggal) dirinya ngaku masih perjaka,karena menganggarkan lajangnya makanya dia malas bekerja,sedangkan Mbak Sum sangat gigih mencari uang bahkan dirinya sempat keguguran akibat capek bekerja.

Karena sudah tak mendapatkan anak lagi,mereka sepakat mengangkat anak yang diambil dari anak adik laki-laki Mbak Sum,persis usia tujuh hari maka diboyonglah si Butet kerumah mereka.Setiap pagi jika Mbak Sum lagi jualan,jika Ngatio atau Bapak angkat Biadab ini tak keluyuran di warung-warung Simpang Kerapuh,dialah yang diminta menjaganya atau Pembantu di warung bernama Siti (28) warga Desa yang sama.

Pada hari Rabu (19/10) sekitar pukul 19.30 wib ketika Siti mau menceboki si Butet karena Buang air besar,korban menangis kesakitan sambil menunjuk kemaluannya dan spontan hal itu disampaikan kepada Mbak Sum.Curiga melihat kondisi anaknya yang menangis kesakitan,setelah dibujuk berbagai cara akhirnya si bocah yang baru berusia 3 tahun ini mengaku kalau,anunya dipegang sama Pak Tio hingga sakit.

Malamnya,Ibu Angkat korban yang juga Mak Tuanya mencoba menanyakan hal ini langsung kepada bapak Angkatnya Ngatio,tapi jawabannya malah sepel yakni,”biasalah kalau berak aku ceboki dan aku pakaikan pempes,mungkin kena kuku dan nggak mungkinlah aku berbuat yang nggak-gak”,katanya kepada istrinya.

Tak puas dengan jawaban Suami Pemalasnya,itupun setelah berunding dengan Orangtua korban yang tak lain adiknya sendiri,akhirnya Mbak Sum dengan diantar Siti karyawannya serta Adik laki-laki serta istrinya atau Ibu Kandung korban,Yusriah (28) warga Dusun II Ujung Negeri Kahan kecamatan Bintang Bayu-Sergai,membuat Pengaduan ke Polres Sergai,Senin (24/10) siang.Setelah membuat LP hari itu juga,Butet di visum dan Dokter menguatkan apa yang menjadi beban pikiran Mbak Sum dan adiknya.

Pada hari Kamis (27/10),agar tersangka jangan kabur Kanit PPA Ipda Zulham beserta Bripka Sihotang langsung ke rumah Mbak Sum,tanpa perlawanan tersangka yang lagi menjaga warung diamankan dan dibawa ke Polres Sergai.

Di Ruang PPA Polres Sergai,ketika diperiksa semula tersangka Ngatio tidak mengaku kalau mencabuli anak angkatnya,dan ngotot itu Cuma kesalahan tangan mencebok saja.tetapi setelah diperlihatkan Surat Penahanan terhadap dirinya spontan Bapak Angkat Biadab tersebut macam orang bodoh,apalagi istrinya dan keluarganya dengan tegas mendukung agar Ngatio dihukum sesuai perbuatannya.

Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto.SH,SIK,MH melalui Kasat Reskrim AKP Aron TT Siahaan didampingi Kanit PPA Ipda Zulham,membenarkan penangkapan tersangka,dan selanjutnya untuk penyelidikan ditahan di RTP Sergai,kata Aron.(har)

Berikan Komentar