BNN Pusat Limpahkan Berkas Perkara 16 Kg Sabu ke Kejari Medan

oleh -299 views

garudaonline – Medan | Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat melimpahkan berkas perkara dan tersangka Budi Handoko, dan Reza Pratama dalam kasus narkoba jenis sabu 16 kilogram ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan.

“Benar, itu perkara yang ditangani BNN Pusat. Lalu tahap dua di Kejari Medan,” kata Kasi Pidum Kejari Medan, Taufik, Rabu (25/1/2017).

Taufik mengatakan dengan dilimpahkannya berkas perkara itu, maka jaksa akan menyusun berkas dakwaan agar perkara itu secepatnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan.

“Kita tengah susun surat dakwaan. Kita tim dari Kejaksaan Agung dan Kejari Medan. Pokoknya segera dilimpahkan ke Pengadilan,” ucap Taufik.

Pengungkapan kasus ini berawal dari ditangkapnya Budi Handoko (24) (Penjaga Gudang), karena kedapatan menyimpan 16 bungkus narkotika dengan berat total mencapai 16 Kg, di kamar sebuah rumah yang berada di Jalan Setia Luhur Gang Sendiri Nomor 144, Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvitea, Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (14/9/2016), sekitar pukul 17.00 WIB.

Budi Handoko mengaku ditelepon oleh seseorang yang tidak dikenal dan kemudian memerintahkannya untuk mengambil narkotika di sekitar Stasiun Kereta Api Medan.

Budi Handoko lalu mengambil narkotika tersebut dan membawanya ke sebuah rumah di bilangan Setia Luhur, Medan Helvitea, Medan, Sumatera Utara, dan menyimpannya di dalam salah satu kamar rumah tersebut.

Dari penangkapan Budi Handoko, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka lainnya, yaitu Reza Pratama (29) di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (14/9/2016).

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

(fidel)

Berikan Komentar