Boru Tambunan Perkarakan Kombes Krishna Murti

oleh -392 views

garudaonline – Jakarta | Seorang wanita bernama Melpa boru Tambunan (42) memperkarakan Kombes Krishna Murti ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Alasannya, perwira menengah itu sudah melakukan penghentian penyelidikan kasus dugaan pemalsuan dan pencurian/penggelapan perkara sewaktu ‎menjabat sebagai Direskrimum Polda Metro Jaya.

Melva mengatakan, saat itu ia melaporkan seorang wanita bernama Sarah Susanti ke polisi karena diduga sudah menggelapkan surat pernikahan antara dia dengan suaminya, Kombes (purn) Agus Maulana.

“Dia membuat surat nikah palsu, seolah-olah dia (Sarah) sudah menikah dengan suami saya,” kata Melpa di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2016).

Melpa kemudian melaporkan Sarah ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Januari 2015 lalu. Namun, selama hampir setahun, kasus itu menguap begitu saja.

“Bahkan, pada Maret 2016 lalu, saya terima surat bahwa kasus itu sudah di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyelidikan),” ‎kata Melpa.

Bukan hanya itu, Melpa juga sempat melaporkan Sarah terkait dugaan pencurian tempat tinggal milik suaminya. Hingga kini, si pelaku tengah menghuni rumah milik almarhum suaminya di Komplek Polri, Pengadegan, Jakarta Selatan yang disebut Melpa tidak sah.

“Namun, kasus itu ‎malah menguap dan juga di SP3,” tuturnya.

“Saya curiga, Krishna Murti sengaja menghentikan kasus ini karena ada kedekatan-kedekatan dengan pelaku,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, wanita berambut cokelat ini ‎menggugat Krishna dengan nomor laporan Gugatan Praperadilan No 144/PID. Prap/2016.

“Saya hanya meminta keadilan karena saya duga polisi (Krishna Murti) sudah main mata dengan pelaku,” harapnya.(KR)

Berikan Komentar