BREAKING NEWS: Kapolsek Tangerang Jadi Korban Penusukan Satpam ISIS

oleh -239 views

garudaonline – Tangerang | Korban serangan membabi buta yang dilakukan oleh seorang satpam yang diduga sebagai salah satu anggota ISIS adalah Kapolsek Tangerang Kompol Effendi.

Selain itu ada dua lagi korban lainnya yang merupakan anggota satuan lalu lintas Polres Metro Tangerang. Adalah Iptu Bambang dan Iptu Heru yang merupakan anggota satuan lalu lintas.

“Saat ini pelaku sudah dilumpuhkan dan diamankan. Kini korban sudah berada di RSUD Tangetang untuk dilakukan pengobatan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto.

Untuk diketahui, dari hasil olah tempat kejadian perkara di kawasan pendidikan, Cikokol Kota Tangerang ditemukan lambang ISIS. Hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Kamis (20/10).

Sempat Lemparkan Bom

Terkait penangkapan terhadap pelaku penusukan yang dilakukan seorang satpam diduga anggota ISIS, salah satu warga mengatakan kalau pelaku sempat melemparkan sesuatu ke arah pos polisi.

“Saya melihat dia (pelaku-red) pakai rompi dan melemparkan sesuatu. Namun sumbu pada benda yang diduga bom dipegang terjatuh ke tanah. Kemudian langsung masuk dan menyerang,” ujar Andi salah satu warga di lokasi kejadian.

Setelah itu tambah Andi, sempat terdengar keributan dan suara tembakan. “Sempat terdengar keributan, tidak lama pelaku keluar dan polisi menembaknya,” jelasnya kembali.

Warga langsung mengerubungi kawasan pendidikan Cikokol Tangerang untuk melihat kejafian tersebut. “Warga sempat mengepung pelaku, dan beberapa anggota polisi terluka,” ujarnya kembali.

Seperti diketahui, seorang Satpam terpaksa dilumpuhkan oleh jajaran anggota Polres Metro Tangerang karena mengamuk. Satpam itu mengamuk dengan senjata tajam dan melukai salah satu anggota Polres Metro Tangerang di kawasan pendidikan, Perintis Kemerdekaan, Cikokol Tangerang, Kamis, (20/10).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara di kawasan pendidikan, Cikokol Kota Tangerang ditemukan lambang ISIS. Hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Kamis (20/10).

Keterangan Polda Metro Jaya

Kabar soal serangan teror di Tangerang yang mengakibatkan tiga orang anggota polisi terluka, dibenarkan oleh pihak Polda Metro Jaya.

“Iya benar (ada penyergapan teroris),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dihubungi Kriminalitas.com, Kamis (20/10).

Namun terkait kabar yang menyebutkan bahwa teroris tersebut ditembak mati oleh polisi tidak dibenarkan oleh Awi.

“Pelaku sekarang di RS Keramat Jati, polisi menembak kakinya (tidak mati),” lanjut Awi. Namun, mengenai identitas pelaku teroris Awi belum bisa menjelaskan secara detail.

“Saya belum dapat info lagi, ini masih digali,” pungkas Awi.(Tim)

Berikan Komentar