BREAKING NEWS: Penyerang Kapolsek Tangerang Diduga Jaringan ISIS

oleh -172 views

garudaonline – Jakarta | Kepala Kepolisian Resor Metro Tangerang Komisaris Besar Irman Sugema mengatakan penyerang pos polisi dan tiga anggota Polres Metro Tangerang bertindak seorang diri. “Pelaku diduga dari jaringan kelompok tertentu, kemungkinan ISIS,”ujar Irman dilokasi, Kamis 20 Oktober 2016

Irman mengatakan polisi telah mengidentifikasi pelaku bernama Sultan Azianzah, warga Lebak Wangi Rt.04/03 Kelurahan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Irman mengakui, pelaku termasuk didalam jaringan Daulah Islam di Ciamis tahun 2015. “Tapi dugaan ini masih terus kami dalami,”katanya.

Pelaku melakukan penyerangan dengan membabi buta menggunakan golok serta melempar sumbu menyerupai bahan peledak sebanyak dua batang di pos polisi Cikokol, Kamis 20 Oktober 2016.

Penyerangan diduga dilakukan karena Sultan Azianzah menempelkan stiker berlambang ISIS di pos polisi Cikokol.

Jatmiko, petugas parkir didekat lokasi itu mengatakan ada tiga orang yang memasang stiker itu.”Tapi dilarang polisi, kejadiannya begitu cepat saya mendengar suara tembakan sebanyak dua kali,” katanya kepada Tempo, Kamis 20 Oktober 2016

Menurut Jatmiko, penyerangan terjadi sekitar pukul 7.00 saat tiga anggota Polsek Tangerang sedang bertugas mengatur lalu lintas di depan pos polisi yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan kawasan pendidikan Yupentek Cikokol Tangerang itu.

Akibat penyerangan tiga anggota polisi mengalami luka-luka. Mereka adalah Kepala Polsek Tangerang Komisaris Efendi yang mengalami luka tusuk di torak jantung dan kini dirawat di RS Siloam. Inspektur Satu Bambang Haryadi, Kepala Unit Pengendalian Massa Resor Tangerang yang mengalami luka di dada kiri dan punggung kiri, saat ini dirawat di RSUD Tangerang. Yang terakhir adalah Brigadir Kepala Sukardi anggota satuan lalu lintas Polsek Benteng dengan luka punggung kandan dan lengan kanan, kini dirawat di RSUD Tangerang Kota.(tim)

Berikan Komentar