Breaking News! Tiga Komplotan Pembobol Toko Roti Ganda Siantar Diringkus

oleh -919 views
Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih, S.I.K (tengah) didampingi Kasatreskrimnya Iptu Nur Istiono, S.I.K., M.H (3 dari kanan) memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus pencurian di Toko Roti Ganda Siantar.

garudaonline – Pematangsiantar | Tiga anggota komplotan pembobol Toko Roti Ganda di Jalan Kartini, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar berhasil ditangkap personel Unit Jatanras Satreskrim Polres Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih, S.I.K didampingi Kasatreskrimnya Iptu Nur Istiono, S.I.K., M.H menjelaskan, ketiga tersangka ditangkap di dua lokasi berbeda.

“Satu tersangka dengan inisial RM (28) tak jauh dari kediamannya di Jalan Maluku, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar pada Minggu, 12 Januari 2020,” kata Budi, Senin (17/1/2020).

“Sedangkan dua orang lagi tersangka AS (16) warga Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, dan MACL (41) warga Jalan Maluku, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar ditangkap di daerah Binjai,” sambung Budi.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Soul BK 2069 WT berikut STNK-nya, 2 unit handphone, 1 unit tablet, sepasang sepatu, 1 unit playstatoin, dan sepotong baju lengan pendek.

Dikatakan, aksi pencurian di Toko Roti Ganda Siantar tersebut dilakukan para tersangka pada Minggu, 29 Desember 2019 sekira pukul 03.00 WIB.

“Caranya para tersangka memanjat dari samping dan berjalan ke depan di latai dua lalu mencongkel jendela toko dengan menggunakan linggis,” sebut Budi.

Setelah itu, tersangka masuk ke dalam ruangan dan mengambil kunci brankas dari dalam laci meja lalu membuka brankas dan mengambil uang sebanyak Rp53 juta.

“Usai mengambil uang korban, tersangka kemudian mencabut kabel CCTV dan mengambil DVR-nya lalu kabur,” papar Budi.

Menurut Budi, para anggota komplotan pembobol Toko Roti Ganda ini sudah tiga melakukan aksi pencurian masing-masing di Jalan Dahlia, Rajamin Purba, dan rumah kosong Jalan Sisingamangaraja depan SPBU.

Terhadap para tersangka hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e, 5e KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

“Untuk tersangka yang masih di bawah umur kita terapkan UU No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Perlindungan Anak,” tutup Budi.

UNGKAP 9 KASUS TOGEL

 

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Pematangsiantar, Sumatera Utara di bawah pimpinan Kasatreskrimnya Iptu Nur Istiono, S.I.K., M.H berhasil mengungkap 9 kasus judi toto gelap (Togel).

Dari jumlah itu, polisi menangkap 10 orang tersangka dengan jumlah barang bukti kertas tebak angka sebanyak 12 lembar, handphone 11 unit, dan uang sebanyak Rp1.346.000.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih, S.I.K didampingi Kasatreskrimnya Iptu Nur Istiono, S.I.K., M.H mengatakan bahwa penangkapan itu dilakukan pada periode 1 Januari – 16 Januari 2020.

(iwan)

Berikan Komentar