Buat Laporan Palsu ke Polisi, Mahasiswa Ini Nginap di Sel

oleh -229 views
 Mahasiswa pembuat laporan palsu kasus begal

Mahasiswa pembuat laporan palsu kasus begal

 garudaonline, Medan | HP (23) warga Jalan Persamaan, Kelurahan Sitirejo, Kecamatan Medan Amplas, mendatangi Mapolsek Medan Barat, Jumat (18/11).

Kedatangannya untuk melaporkan kasus begal yang dialaminya saat melintas di kawasan Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kewasan, Medan Barat pada Kamis (17/11) malam.

Personel Polsek Medan Barat yang menerima laporan oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Medan itu langsung menindaklanjutinya.

Namun selah dilakukan penyelidikan, ternyata laporan HP itu palsu. Sepeda motornya dilaporkan hilang, ternyata digelapkan temannya, Farhan Sitorus. Akibatnya, HP langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Dia (HP) langsung kita masukkan ke sel lantaran laporan yang menyebutkan ia kena begal adalah palsu. Kejadian yang sebenarnya, sepeda motornya ini bukan dibegal melainkan digelapkan oleh temannya sendiri. Untuk barang bukti kita amankan 1 set surat dari leasing PT Summit Oto Finance,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Rusdi Marzuki.

Sambung Marzuki lagi, pelapor mengaku bahwa ia disuruh dan diajari pihak leasing agar membuat laporan ke Polsek Medan Barat agar mendapatkan surat dari kepolisan untuk dibawa ke kantor leasing. Motif pelapor sendiri adalah ia dikejar-kejar oleh leasing untuk membayar tagihan sepeda motor yang masih kredit tersebut.

“Jadi motifnya, pelapor ini dikejar-kejar oleh pihak leasing karena pemabayaran sepeda motor yang masih kredit itu menunggak. Ia diajarkan oleh orang leasing juga.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelapor kita tahan di sel tahanan. Pelapor kita jerat Pasal 242 ayat 1 KUHPidana tentang Laporan Palsu dengan ancaman tujuh tahun penjara,” papar Marzuki. (g/01)

Berikan Komentar