Buat Laporan Palsu ke Polisi, Tukang AC Gol

oleh -425 views
Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu (kiri) memaparkan tersangka kasus pembuat laporan polisi palsu (tengah)

Buat Laporan Palsu ke Polisi, Tukang AC Gol

garudaonline, Medan | Hendra Gunawan (22) warga Jalan Amaliun Komplek Amaliun, Medan Maimun terpaksa berurusan dengan Polsek Medan Barat. Pasalnya, pria yang bekerja sebagai tukang AC itu membuat laporan/pengaduan palsu, Sabtu (22/10).

Dalam laporan palsunya Hendra mengaku kepada polisi kalau dirinya menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan dimana ia diancam dengan senjata api kemudian sepeda motornya Yamaha Vixion BK 5286 AGI warna hitam diambil paksa.

Mendapatkan laporan dari korban, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan KL Yos Sudarso, Medan Barat, tepatnya di depan Atmindo. Tapi, setelah dilakukan olah TKP, ternyata tidak ada aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan menggunakan senjata api seperti dalam laporan Hendra.

Selanjutnya pria tersebut diintrogasi oleh polisi terkait pengaduannya itu. Setelah diintrogasi, ternyata ia mengaku bukan menjadi korban kejahatan jalanan seperti pengakuan awalnya. Melainkan sepeda motornya itu diserahkan kepada orang tidak dikenal didekat jembatan Sei Deli, Kelurahan Silalas, Medan Barat.

Dalam pengakuannya itu juga, setelah menyerahkan motornya kepada orang yang tidak dikenal, Hendra mendatangi kantor leasing yang berada di Jalan Bambu Medan Timur untuk mengurus asuransi. Namun pihak leasing tidak bisa mengeluarkan asuransi lantaran Hendra mengalami kasus penipuan dan penggelapan.

Di kantor leasing itu, seorang pekerja leasing mengajari Hendra untuk membuat laporan kasus pencurian agar asuransi keluar. Selanjutnya pihak leasing membuat surat keterangan bahwa Hendra benar nasabah leasing tersebut.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang yang membuat laporan palsu.

“Dia (Hendra) mengaku kalau motornya dirampas dengan orang lain menggunakan senjata api. Ternyata laporan itu tidak benar,” kata Victor.

Pihaknya sendiri masih meragukan pengakuan tukang AC itu kalau motornya diberikan kepada orang tidak dikenal.

“Kita belum tahu dimana motornya ini apakah sudah digadaikannya?. Tidak masuk akal motor diberikan kepada orang tidak dikenal, kan curiga kita,” terang dia.

Dia juga mengatakan, kalau pihaknya masih mengejar pekerja leasing yang mengajari untuk membuat laporan pencurian.

“Kita masih lidik ini. Pengakuan si Hendra dia tidak kenal siapa pekerja leasing tersebut,” tambahnya. (g/01)

Berikan Komentar