Curi Empat Ban Serep Angkot Buat Modal Pacaran

oleh -395 views

garudaonline – Medan | Gelap mata tak memiliki uang buat modal pacaran, Riky (26) warga Jalan Sukaria Gang Sanggup II, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, nekat mencuri 4 buah ban serep angkot Rahayu milik taukenya.

Bukan hanya 4 ban serep yang dicurinya, pelaku juga menggasak satu unit tape, sub wofer, ampli dan loudspeaker mobil angkot tersebut.

Korban yang tak terima, lantas menjebloskan Riki, beserta pacarnya, Cut Mutia Sari (25) warga Jalan Komplek Veteran, Blok A Kelurahan Medan Estet, Kecamatan Percut Sei Tuan, ke Kapolsek Medan Timur, Minggu (22/1/2017).

Informasi yang diperoleh di kepolisian, Senin (21/1) menyebutkan, kedua tersangka di tangkap oleh korbannya yang bernama, Bobby Handoko (29) di Jalan Serdang/HM Yamin, Kecamatan Medan Timur.

Aksi pencurian itu dilakukan tersangka yang diketahui merupakan sopir mobil angkot Rahayu tersebut, pada Senin (16/1) sekira pukul 15.00 WIB.

Mobil itu dibawa tersangka ke sebuah gudang di Jalan Rakyat. Disitu, Riki pun mempreteli kondisi ke empat ban angkot milik tokenya yang dibawanya itu, serta peralatan yang berada di dalam mobil.

Korban mengetahui Angkotnya berada di Gudang di Jalan Rakyat, berkat laporan temannya. Setelah di dicek kebenarannya, warga Jalan Pasar 5 Barat, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan itu, telah melihat mobilnya telah dipereteli.

Pencurinya pun mengarah ke tersangka Riki. Pasalnya, Riki lah yang selama ini membawa Angkot milik korban. Bahkan saat angkot ditemukan korban, Riki menghilang.

Kesal atas perilaku tersangka, korban pun akhirnya membuat laporan resminya ke Polsek Medan Timur, dengan bukti lapor No: LP/47/I/2017 Restabes Medan/ Sek Medan Timur.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Ainul Yaqin, saat dikonfirmasi mengatakan, tersangka diamankan oleh korbannya dan teman-temannya yang mengetahui keberadaan tersangka bersama pacarnya.

“Ya benar, tersangka sekaligus pacarnya diamankan oleh korban dan teman-temannya. Selanjutnya, mereka membawa kedua tersangka ke Polsek Medan Timur,” kata Ainul.

Di kantor polisi, tersangka Riki mengakui perbuatannya. Kepada petugas, tersangka juga mengakui jika barang curiannya sudah di jual kepada ada orang yang berbeda. Hasil penjualan barang curian tersebut, dipakainya untuk pacaran bersama teman wanitanya yang juga ikut diboyong.

“Tersangka mengaku sudah menjual 4 ban mobil tersebut kepada pemilik bengkel ban bermarga, Sinaga yang beralamat di Jalan Pasar III, seharga Rp.520.000. Sedangkan Satu Set Tape mobil tersebut, dijual tersangka ke Pasar II Jalan Rakyat, Kepada seorang laki-laki yang tidak diketahui namanya. Barang itu dijualnya seharga Rp. 150.000,” terang Ainul.

(g/01)

Berikan Komentar