Demi Beras Mencuri Pisang, Malah Bonyok Dihajar Warga

oleh -107 views

garudaonline – Medan | Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Pepatah itu sepertinya cocok dialamatkan kepada Sugiono (43) warga Jalan Kenari, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pasalnya, ia boyok dihajar massa dan langsung diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan, Rabu (30/11) sekira pukul 17.00 WIB. Pria yang sudah sebulan menjadi pengangguran ini, digebuki warga usai ketahuan mencuri enam tandan buah pisang kepok dari kawasan Desa Tambak Bayan, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pencurian yang dilakukan bapak 4 anak ini, diketahui setelah dirinya sempat menjual dua tandan buah pisang kepada penampung. Dirasa tak cukup dan kurang puas, Sugiono nekat kembali lagi ke kebon milik Zaenal Abidin (28) warga, Tambak Bayan tempat pelaku memanen pertama kali kebun orang.

Aksinya tersebut pun dipergoki oleh pemilik kebun yang pada saat itu hendak memetik pisang pesanan orang di kebunnya. Terkejut melihat seseorang yang tak dikenal memetik pisang di kebunnya, Zaenal (korban) lantas mengejar dan mendatangi pelaku serta menanyakan. “Maling kau ya?” tanya Zainal saat itu.
Namun pelaku tidak mengakuinya hingga terjadilah jotos-jotosan sampai korban meneriakinya “Maling”.

Selanjutnya, warga yang mengetahui hal itu, langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.
Beruntung, petugas kepolisian yang sedang melintas langsung mengamankan pelaku dan memboyongnya ke Polsek Percut Sei Tuan.

Di kantor Polisi, pelaku mengaku terpaksa mencuri pisang karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Untuk beli beras om hasilnya, beras di rumah udah habis Om, payah sekarang cari kerja. Sebelumnya, aku kerja buruh bangunan om, tapi sudah nganggur sebulan. Keluarga pun suda tak makan,” kata, Sugiono, di SPK (Sentral Pelayanan Masyarakat).(Sor/Iwan)

Berikan Komentar