Densus 88 Kembali ‘Acak-Acak’ Rumah Terduga Teroris Asal Solo

oleh -151 views

garudaonline – Solo | Dua rumah terduga teroris asal Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo digeledah polisi. Polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga terkait kasus pelemparan bom molotov di Candi Resto, Solo Baru, Sukoharjo, dan Alfamart di Kecamatan Serengan, Solo.

Pantauan wartawan, penggeledahan berlangsung sekitar dua jam mulai pukul 08.30 WIB dan selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Sasaran pertama adalah rumah Imam Syafi’i (33) di Kampung Dukuh RT03/ RW06, Perumahan Syariah, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Usai dilakukan penggeledahan di lokasi pertama, sekitar 1 km, aparat gabungan dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Jajaran Polresta Solo melakukan penggeledahan di rumah Sunarto (26), warga Kampung Tempel RT05/ RW07 Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo.

“Penangkapan kedua terduga pelaku aksi teror ini merupakan pengembangan dari penangkapan terduga teroris sebelumnya yang diamankan Densus 88,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Sabtu (17/12/2016).

“Dari dua lokasi ini kami membawa baju lengan panjang bertuliskan “laskar mujahidin”, sebuah sanjata tajam (sajam) jenis samurai, dua buah penutup muka atau sebo, rompi warna hijau tua, sejumlah buku, dua unit sepeda motor jenis Yamaha Vega dan Honda Supra X serta sejumlah dokumen,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, kedua terduga teroris Sunarto dan Imam Syafi’i terlibat dalam kasus teror bom molotov di minimarket Alfamart, Serengan, Solo, Sabtu (5/11/2016) dan Candi Resto, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (3/12/2016) lalu.

Sejumlah barang bukti yang disita tersebut, rencananya akan langsung dikirim ke Mabes Polri. “Nanti akan kita kirimkan ke Mabes untuk didalami. Kami hanya berperan membantu tugas Densus,” terangnya.

Sebelumnya, tim Densus 88 Anti Teror menangkap Sunarto dan Imam Syafii pada Rabu (14/12/2016) sore. Keduanya ditangkap secara berurutan sekitar pukul 15.00 WIB. Sunarto ditangkap ketika pulang usai menjalankan Salat Ashar di masjid yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.

Sedangkan penangkapan Imam Syafi’i yang bekerja sebagai satpam di salah satu pabrik di wilayah setempat, tidak diketahui secara persis peristiwanya. Kabar yang beredar, ia ditangkap di dekat rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB atau di jam yang sama saat Sunarto ditangkap.(BS)

Berikan Komentar