Diduga Tabrak Bocah 3 Tahun hingga Tewas, Istri Kamaluddin Harahap Resmi Ditetapkan Tersangka

oleh -224 views

garudaonline – Medan | Satlantas Polsek Percut Seituan, Kamis (1/12) resmi menetapkan Ernawati, istri dari mantan Wakil Ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap sebagai tersangka atas kasus tabrakan yang mengakibatkan Muhammad Nazril Ilham, bocah berusia 3,8 tahun tewas.

Ia diduga menabrak korban saat mau keluar dari gerbang rumahnya di Jalan Tangkul 2, Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung pada Jumat (25/11) lalu. Ia mengendarai mobil Toyota Fortuner hitam berpelat BK 1791K.

Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan, Ajun Komisaris Polisi N. Suprihanto mengaku pihaknya telah memeriksa keterangan orangtua korban beserta para saksi. “Bahkan kita sudah melayangkan surat panggilan pertama kepada ibu Ernawati,” kata N Suprihanto.

Perwira balok tiga ini menyebut mobil Toyota Fortuner warna hitam yang digunakan Ernawati masuk daftar Daftar Pencarian Barang. Pasalnya, mobil tersebut sering gonta ganti plat padahal mobil tersebut adalah kendaraan dinas DPRD Sumut yang belum dikembalikan.

“Untuk status Ernawati, kita tetapkan sebagai tersangka. Kita juga akan melakukan pengamanan terhadap mobil tersebut yang kerap gonta-ganti nomor plat saat digunakan. Karena mobil itu, mobil dinas anggota DPRD yang belum dipulangkan,” terangnya.

Orangtua korban, Saipul Bahri dan Supriani mengaku akan terus memperjuangkan keadilan bagi anaknya. Ia meminta polisi agar segera menahan tersangka. Keluarga korban tak terima dengan perbuatan Ernawati yang telah menyebabkan anaknya meninggal.

“Saya jelas nggak terima. Sudah terang dia yang menabrak, tapi masih saja mengelak. Saya minta polisi agar segera menahan tersangka,” ujar ayah korban.

Ditemui di rumahnya, Jalan Tangkul 2, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung, kemarin, Ernawati mencak-mencak kepada jurnalis yang datang mengkonfirmasinya. Ia menepis tuduhan telah menabrak anak tetangganya, Muhammad Nazril Ilham, yang mengakibatkan bocah 3 tahun itu meninggal dunia.

” Kalau mau lapor polisi, silahkan saja. Orang saya nggak ada nabrak kok. Macam mana sih. Ya, logika saja. Kalau saya tabrak sudah penyet anak itu. Sudah lepes anak itu sama aspal,” katanya mencak-mencak.

Ernawati mengaku kalau ia tidak bisa memastikan apakah ada pengendara lain di belakangnya. Padahal sebelumnya, ia bersikukuh mengatakan yang menabrak korban adalah pengendara sepeda motor. “Gak taulah saya,” elaknya.

Ernawati menuturkan, jarak mobilnya dengan korban sekitar 1,5 meter. Saat kejadian, Ernawati menaiki mobil Toyota Fortuner hitam berpelat BK 1791K. Waktu itu katanya, ia tengah menunggu pembantunya Atik, menutup pagar. Ia mengaku, sama sekali tidak melihat ada anak kecil di dekat pagar rumahnya itu. “Setelah saya bawa (ke rumah sakit), baru ramai orang. Makanya saya nggak terimalah dibilang nabrak,” beber Ernawati lagi.

Meski Ernawati menampik tuduhan itu, ada sejumlah saksi mata yang melihat kejadian itu di TKP diantaranya, Raihan, Rangga dan Gilang (19). “Sore itu, aku dan teman-temanku lagi main bola, Bang. Pas di depan rumah ibu Ernawati dan lokasi main si Nazril ada lapangan. Jadi kulihat si Nazril sudah tergeletak dan keluar darah dari hidungnya. Mobil ibu itu baru keluar dari rumahnya,” tutur Gilang.(sor)

Berikan Komentar