Diduga Terlibat Peredaran Sabu, Oknum Polsek Labuhan Ruku dan PNS Asahan Ditangkap Poldasu

oleh -170 views

garudaonline, Medan | Citra Polri kembali tercoreng. Kali ini, oknum personel Polsek Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara berinisial QS melakukan pelanggaran hukum terkait narkoba.

Oknum berpangkat Brigadir tersebut diamankan personel Ditres Narkoba Polda Sumut dari sebuah bengkel wilayah Kabupaten Asahan, Jumat (11/11) siang.

Tak hanya QS, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Asahan berinisial MI (44) warga Jalan Mawar, Dusun IV, Desa Sidumulyo, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan dan MJ (34) seorang tukang bengkel warga Jalan Mawar Dusun IV Desa Sidumulyo, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan turut diboyong ke Mapolda Sumut.

Mulanya, QS dan MI diamankan petugas Dit Resnarkoba Polda Sumut. Dari tangan mereka disita barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 6,5 gram. Dari proses pengembangan, ditangkap MJ dengan barang bukti narkotika jenis sabu 1 ons.

Informasi diperoleh, MJ memperoleh barang bukti itu dari Brigadir QS. Kini, ketiganya diperiksa intensif di Mako Dit Resnarkoba Polda Sumut.

Kapolsek Labuhan Ruku, AKP Isrol membenarkan, penangkapan terhadap anggotanya oleh petugas Ditres Narkoba Polda Sumut.

“Dinas ya masuk dinas dia. Cuma dia tinggal di Kisaran, kita enggak monitor di sana,” ujar Isrol dari seberang telepon, Minggu (13/11) siang.

Ditanya anggota itu sering bolos dinas, Isrol enggan berkomentar jauh dan terkesan melindunginya.

“Enggak juga kalau bolos dinas. Dia ditangkap saat lagi lepas dinas. Malamnya dinas, paginya kan lepas dinas,” terang Isrol.

Disoal sabu itu diperoleh dari QS, Isrol juga mengaku tidak tahu. “Dia di SPK, bagian penjagaan,” ujarnya.

Isrol mengaku, kabar penangkapan tersebut diperolehnya pada Jum’at (11/11) malam. Menurut dia, pihaknya selama ini sudah melakukan pengawasan terhadap para anggota. “Selama ini saya juga sudah awasi para anggota itu,” tandasnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, ketiganya hingga kini masih diperiksa secara intensif  penyidik Dit Resnarkoba Polda Sumut. Kasusnya masih terus dikembangkan untuk mengusut jaringan narkoba ini.

“Diperiksa di Narkoba Polda Sumut. Dia kita periksa karena ada ditemukan barang bukti padanya (Brigadir QS). Mudah-mudahan bisa terungkap jaringannya,” tandas mantan Kapolres Binjai ini. (g/10)

Berikan Komentar