Dipanggil Dalam Sidang Korupsi Rusunawa, Wali Kota Sibolga Kembali Mangkir

oleh -101 views

garudaonline, Medan | Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk kembali mangkir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pada pembangunan rusunawa di Kota Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2012 senilai Rp 6,8 miliar, dengan berbagai alasan. Terakhir, Syarfi tak hadir pada Selasa (6/12/2016).

“Iya benar, saksi Syarfi Hutauruk tak hadir dalam persidangan,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen, Selasa (6/12/2016). Netty menjelaskan, Syarfi tak hadir lantaran mengkuti rapat dengan pihak DPRD Sibolga.

“Pemberitahuan sama kita kalau beliau (Syarfi) mengikuti rapat dengan DPRD Sibolga. Surat keterangannya menyusul,” jelas jaksa wanita dari Kejatisu tersebut. Netty mengungkapkan, Syarfi sudah lima kali tidak hadir dari panggilan jaksa dengan alasan berbeda-beda.

“Panggilan ketiga dan keempat, majelis hakim ke Jakarta jadi tidak sempat dibuka sidangnya,” ungkapnya. Netty menyebutkan, pihaknya akan menyiapkan panggilan keenam terhadap Syarfi Hutauruk. “Panggilan selanjutnya, akan kita siapkan,” sebutnya. Dalam persidangan kali ini, JPU menghadirkan saksi ahli.

Syarfi Hutauruk bersaksi dalam persidangan untuk terdakwa yakni Adely Lis alias Juli selaku Direktur PT Putra Ali Sentosa dan ‪Januar Efendy Siregar selaku mantan Plt Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Pemko Sibolga.

(Endang)

Berikan Komentar