Dirut PT Multi Grafindo Mandiri Diperika Polisi

oleh -325 views

garudaonline – Medan | Direktur Utama (Dirut) PT Multi Grafindo Mandiri, Irwan akhirnya diperiksa penyidik Reskrim Polsek Delitua terkait kasus pencurian besi bekas reklame.

Irwan diduga menampung barang bekas berupa bongkahan papan reklame milik Pemko Medan yang dicuri dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Medan berinisial RG (38), dan VH (40).

Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna SH SIK mengatakan, pemeriksaan Dirut PT Multi Grafindo Mandiri itu dilakukan berdasarkan keterangan tersangka RG dan VH.

“Kedua tersangka yang kita amankan itu menyebut, bongkahan besi papan reklame milik Pemko Medan itu mereka jual ke perusahaan PT Multi Grafindo Mandiri. Dirutnya langsung kita panggil dan sudah diperiksa,” kata Wira, kemarin.

Menurut Wira, selain Irwan, pihaknya juga akan memanggil dan memeriksa pimpinan langsung dari RG dan VH, termasuk salah satu perusahaan penyedia atau pemilik Crane yang digunakan kedua tersangka untuk mengangkat bongkahan besi tersebut.

Disebutnya, kedua tersangka tidak mungkin melakukan perbuatan itu tanpa ada kerjasama dan yang menyuruhnya. Sebab, dari hasil penjualan bongkahan barang bekas itu, seharusnya tersangka mendapat uang senilai Rp800 juta. Namun, bedasarkan hasil pemeriksaan sementara kedua tersangka justru mendapat 10 persen dari total penjualan itu.

Wira menambahkan, kemungkinan masih banyak keterlibatan orang tertentu dalam kasus ini. Sebab, sejumlah saksi termasuk orang-orang yang disebutkan tersangka belum seluruhnya diperiksa.

“Pemeriksaan akan berkembang terus, semua yang disebutkan tersangka itu akan diperiksa meskipun statusnya masih sebatas saksi. Tetapi, pasti akan berkembang,” terangnya.

Ditanya mengenai keterlibatan AK selaku pemilik perusahaan Multi Grafindo Mandiri, dia menyatakan, pasti akan memanggilnya. Tidak mungkin bisa lepas jika penyidik sudah menemukan dua alat bukti dan keterangan saksi.

“Keterangan awal sudah kita punya, dia (AK) tidak akan mungkin bisa lepas. Kita tunggu saja, pasti akan sampai pada titik itu,” tegasnya.

Sebelumnya, dua oknum PNS Pemko Medan berinisial RG (38), dan VH (40) diamankan petugas Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan karena diduga mencuri besi bekas bongkaran reklame milik Pemko Medan.

(g/10)

Berikan Komentar