DPO Kasus Pengadaan Mobil Dinas PT Bank Sumut Berpindah-Pindah Kota

oleh -115 views

garudaonline, Medan | Kasubsi Penkum Kejati Sumut, Yos Gernold Tarigan mengatakan, pihaknya masih mencari dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan sewa 294 unit mobil dinas operasional PT Bank Sumut Tahun 2013 yang telah dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Mereka adalah, Haltatif selaku Direktur CV Surya Pratama dan Zulkarnain selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Keduanya sulit diketahui keberadaannya karenaberpindah-pindah dari kota ke kota.

Namun Yos menjelaskan, dari informasi intelijen, kedua tersangka masih bersembunyi dan pernah ada indikasi ada di luar kota atau kabupaten.

“Dari informasi yang kita dapat, kedua DPO telah berpindah-pindah dari kota ke kota. Tentunya tim intelijen melacak kedua DPO,” jelasnya, Rabu (21/12/2016).

Yos menyebut bahwa tersangka Haltatif mempunyai usaha rental mobil di Jakarta.

“Salah satu DPO (Haltatif) diinformasikan punya usaha rental mobil di Jakarta,” sebutnya. Kejatisu juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan imigrasi.

“Tentunya kita koordinasikan dengan pihak imigrasi jika sewaktu-waktu dia melewati bandara atau pelabuhan. Jika kedua DPO ditangkap, Yos menyatakan berkas mereka akan langsung dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan.

Dalam pengadaan sewa menyewa 294 unit mobil dinas itu, penyidik menemukan potensi penyimpangan dalam proses pelelangan dan pembuatan SPK yang tidak berdasarkan kontrak sehingga berdampak pada kerugian negara.

Berdasarkan hasil auditor akuntan publik, ditemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp 10,8 miliar dari total anggaran Rp 17 miliar pada Tahun 2013.

(Endang)

Berikan Komentar