Dua Pencuri di Rumah Polisi Ditangkap saat ‘Duduk Manis’ di Depan Bengkel

oleh -712 views
Dua anggota sindikat pencuri di rumah anggota polisi (kanan-kiri) diamankan personel Polsek Delitua.

garudaonline – Medan | Dua anggota komplotan pencuri di rumah seorang anggota polisi di Jalan Teratai Ujung Kanan No 5, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara ditangkap personel Reskrim Polsek Delitua.

Dua tersanga Viktor Andreas Sianturi (28) warga Jalan Jati 20, Kelurahan Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu dan Esra Sahputra Sembiring Pelawi (31) warga Jalan Pembangunan Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu ini disergap polisi saat lagi nongkrong di depan bengkel, Rabu (7/12/2016 sekitar pukul 02.00 WIB.

“Pada saat ditangkap, beberapa barang milik korban yang hilang ada pada tersangka Viktor. Selanjutnya tersangka dan barang bukti kita bawa ke kantor,” kata Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna, Jumat (9/12/2016).

Dari penangkapan itu, sambung Wira, pihaknya menyita barang bukti 1 unit tablet merk Samsung, kamera Canon, 3 jam tangan, hardisk, tas, kaca mata, 16 cincin batu akik, 3 cincin permata, kalung liatin, 1 unit sepeda motor Honda Revo BK 4914 ADI dan besi berbentuk L.

“Peran tersangka Viktor ini pelaku pencuriannya, sedangkan peran tersangka Esra, pelaku pertolongan jahat atau tadah). Kalau modus tersangka Viktor mencuri di rumah korbannya, Buala Zega, anggota Polri dengan cara manjat pagar,” terang Wira.

Aksi pencurian tersangka Viktor dilakukan pada Rabu (30/11/2016) sekira pukul 15.30 WIB. Pada saat itu tersangka hendak membeli bibit ikan ke Simpang Pemda,  dengan mengendarai sepeda Motor Honda Revo BK 4914 ADI milik Dearman Saragih.

Sesampai di daerah Simpang Pemda, tersangka melihat rumah korban dalam keadaan sepi. Seluruh jendelanya tertutup, lalu tersangka pergi ke bengkel di sekitar tempat tersebut dan mengambil besi berbentuk L.

“Tersangka kemudian kembali lagi ke rumah kosong milik korban dan memarkirkan sepeda motor pinjamannya itu di dekat rumah korban. Lalu tersangka masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat pagar.

Setelah tersangka berada di dalam pekarangan rumah korban, tersangka masuk ke dalam kamar mandi samping yang pintunya berada di luar. Kemudian tersangka menjebol plafon kamar mandi tersebut menggunakan besi L.

Lalu tersangka naik ke atas plafon, kemudian turun di kamar depan. Setelah itu, tersangka mengambil barang-barang berharga dari dalam rumah korban dan keluar dari pintu samping yang kuncinya lengket di pintu,” papar Wira.

Setelah itu, tambah Wira, tersangka pergi membawa barang hasil curiannya ke rumah kosnya. Disana, tersangka bertemu dengan pacarnya, Martiana Br Silalahi. Lalu tersangka mengatakan kepada pacarnya bahwa barang tersebut milik temannya.

Keesokan harinya, tersangka menjumpai tersangka Esra dan menyuruhnya untuk menggadaikan laptop dan tablet. Selanjutnya, oleh tersangka Esra barang-barang tersebut digadaikan seharga Rp1 juta. Esra mendapat upah jasa gadaikan dari tersangka Viktor sebanyak Rp100 ribu.

(g/01)

Berikan Komentar