Duh… Niat Beli Mobil via Online, Pendeta Tertipu Rp 27 Juta

oleh -433 views

garudaonline – Siantar | Seorang pendeta, Melvin M Simanjuntak (47) ditipu dan kehilangan uang sebanyak Rp 27 juta.
Penipuan terjadi ketika korban mencari mobil bekas dari situs jual beli online OLX.

Tak terima dibohongi, korban warga Jalan Kertas Gambar, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, ini mengadukan kasusnya ke Polres Siantar, Jumat (2/12).

Dalam laporannya, korban menjelaskan saat itu 25 Nopember 2016, dirinya tengah berselancar di situs jual beli online OLX, guna mencari mobil bekas. Korban mengaku berminat terhadap satu jenis mobil Suzuki Jimmy 4 x 4 tahun 1995 di Kota Sukabumi, Jawa Barat, seharga Rp 32 juta.

Lusa, postingan atas nama Ricky Muharram berikut nomor teleponnya, dihubungi korban untuk menanyai kelengkapan surat kendaraan.

Esoknya, lantas setelah melakukan negosiasi korban sepakat membeli mobil tersebut yang dijual seharga Rp 29 juta.

Menurut korban, saat itu Ricky meminta uang muka dan korban menyerahkan dengan cara mentransfer Rp 1,5 juta dari rekening BNI ke rek BRI an Ricky Muharram. Dan, masih dihari yang sama korban kembali mentransfer uang sebanyak Rp 5,5 juta.

Begitupun, tepat pada 29 Nopember 2016, korban mengatakan kembali ditelepon oleh Ricky dan meminta uang sebanyak Rp 15 juta. Menurut korban, saat itu Ricky mengatakan “Saya mau beli rumah karena ingin pindah dari rumah mertua”.

Permintaan itu pun kembali dituruti korban dengan mengirimkan Rp 10 juta ke rekening atas nama Ricky dan Rp 5 juta ke rekening BNI isterinya, Herlina, sesuai percakapan mereka melalui sambungan telepon.

Tak cukup sampai disitu, sekira pukul 11.00 WIB, Kamis (1/12/2016) Ricky kembali menelepon meminta agar korban menyelesaikan sisa kekurangan. Saat itu, Ricky berujar akan segera mengantarkan mobil dan sedang membutuhkan uang untuk membayar rumah.

Dijelaskan korban, permintaan akan turutinya namun dengan syarat mobil sudah berada di Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, ke rumah salah seorang keluarganya, Harto Iwan Simanjuntak sembari mengirimkan nomor handphone (HP) keluarganya itu.

Hingga akhirnya sekitar pukul 18.30 WIB, korban mengatakan ditelepon oleh Ricky dan meminta uang agar segera ditransfer ke rekening BNI an Herlina sebab dirinya sudah berada di Tol Jagorawi. Seperti tak ada curiga, korban pun mengirimkan uang sebanyak Rp 5 juta.

Aksi penipuan itu pun terungkap 2 jam lebih kemudian. Korban menghubungi keluarganya yang ada di daerah Lebak Bulus, Harto tentang mobil yang seyogyanya sudah sampai. Namun, Harto menjawab kalau mobil tidak ada sampai ke rumahnya.

Merasa ada yang janggal, korban pun coba menghubungi Ricky, namun HP nya sudah tak aktif lagi.

Sesuai laporan polisi yang tercatat dalam no LP/490/XII/2016/SU/STR korban mengaku mengalami kerugian sebanyak Rp 27 juta.(HT)

Berikan Komentar