Empat Lagi Penculik dan Perampok Karyawan Carrefour Terus Diburu

oleh -258 views

garudaonline – Medan | Polda Sumut menetapkan empat pelaku penculikan dan perampokan M Ridwan (21), karyawan Texas Fried Chicken, Lantai I, Carrefour, Jalan Gatot Subroto, Medan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus diburu.

Bahkan, Senin (23/1/2017), petugas Subdit III/Jahtanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna proses pengembangan.

“Hari ini (kemarin) saya dibawa petugas ke TKP untuk menyelidiki pelaku lainnya,” ujar Ridwan kepada wartawan di Mapolda Sumut.

Hingga kemarin, Polda Sumut sudah berhasil meringkus dua tersangka otak penculikan disertai penganiayaan dan perampokan tersebut dan seorang lainnya yang bertindak sebagai sopir kendaraan untuk beraksi.

“Kita tangkap otak penculikan dan penganiayaan atas nama Diana Purnama Lestari alias Diana dan Muhammad Irfan Siregar, sopir yang membawa mobil Toyota Avanza untuk menculik korban.

Mereka kita tangkap di Kota Cimahi, Jawa Barat, 13 Januari lalu. Ada 4 orang pelaku lain yang masih kita kejar, dan sudah kita tetapkan sebagai DPO. Keempatnya, ER, BO, RS dan AN,” terang Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah didampingi Kasubdit III/Jahtanras AKBP Faisal Napitupulu,  Senin (23/1) siang.

Kata dia, kasus tersebut bermotifkan cemburu yang dirasakan Diana terhadap korban, M Ridwan, yang dianggap telah merebut pacarnya, Reni.

“Jadi, Diana ini perempuan punya pacar perempuan yakni RPH. Lesbi begitulah. Dia (Diana) cemburu sama korban yang dianggapnya sudah merebut pacarnya. Mereka (para pelaku) menyusun siasat untuk menculik korban, sepulang korban bekerja.

Para pelaku pura-pura menuduh korban menunggak angsuran sepeda motornya. Setelah itu, korban diculik dan dibawa sampai ke Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, disekap selama 3 hari,” paparnya.

Beruntung, sambung Nurfallah,  korban berhasil melarikan diri dan sempat dirawat di rumah sakit. Setelah itu, orangtua korban, Rakino mengadukan kasus itu ke Polda Sumut dengan nomor laporan polisi: LP/1624/XII/2016/SPKT I, tanggal 13 Desember 2016.

“Sebelum dibawa ke Selesai, Honda CBR 150 R hitam nomor polisi BK 3021 AGP milik korban diambil para tersangka dan dititipkan ke AN untuk dijual. Sepeda motor itu kemudian dijual ke RS seharga Rp12 juta.

Selain disiksa, dompet korban berisi uang Rp1,3 juta juga diambil tersangka. Di dalam mobil dan di salah satu rumah kosong di Selesai, korban disiksa 4 orang, yakni Diana, Muhammad Irfan, ER dan BO.

Setelah ada laporan pihak keluarga korban, kita langsung lakukan penyelidikan hingga dua tersangka berhasil ditangkap. Tersangka Diana dan Muhammad Irfan kita tangkap di Cimahi. Mereka menumpang bus dari Medan ke Cimahi,” beber Nurfallah.

Sementara Kasudbit III/Jahtanras AKBP Faisal Napitupulu menjelaskan, kedua tersangka dijerat pasal berlapis, pasal 365 ayat 2 ke-2 dan 4 dan atau 170 ayat 2 subsidair 354 ayat 1 subsidair 353 ayat 1 dan 2 dan atau pasal 328 Jo 55 KUHPidana dengan ancaman di atas 10 tahun penjara.

(g/10)

Berikan Komentar