Empat Mantan Pimpinan DPRD Sumut Dihadirkan di Sidang Kasus Suap

oleh -239 views

garudaonline, Medan | Empat mantan pimpinan DPRD Sumut dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Ariawan dalam kasus dugaan suap kepada pimpinan dan anggota DPRD Sumut sebesar Rp61,8 miliar dengan terdakwa Gatot Pujo Nugroho selaku mantan Gubernur Sumut.

Dari empat mantan pimpinan itu, tiga diantara sudah divonis bersalah sebagai penerima uang ketok oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Mereka adalah Chaidir Ritonga selaku Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014, Kamaluddin Harahap selaku Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014 dan Sigit Pramono Asri selaku Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014.

Sigit dan Chaidir divonis 4 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan. Sementara, Kamaluddin Harahap divonis 4 tahun 8 bulan penjara serta denda Rp200 juta subsidair 3 bulan kurungan pada 8 Juni 2016. Sedangkan Muhammad Afan selaku Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014, belum divonis dan masih menjalani persidangan.

Selain keempat saksi itu, dalam sidang yang berlangsung di Ruang Cakra I Pengadilan Tipikor Medan, Senin (23/1/2017), jaksa juga menghadirkan empat saksi yang merupakan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019. Mereka adalah Budiman Nadapdap, Guntur Manurung, Parluhutan Siregar dan Bustami HS.

“Jadi total saksi yang dihadirkan hari ini adalah 8 orang,” kata JPU Ariawan.

Selain itu, JPU juga menghadirkan 5 saksi tambahan untuk mengkonfrontir keterangan yakni Randiman Tarigan, Ali Nafiah, Nurdin Lubis, Baharudin Siagian dan Zulkarnaen alias Zul Jenggot. Hingga berita ini dibuat, persidangan masih berlangsung.

(endang)

Berikan Komentar