Enam Jaksa Siap Sidangkan Kasus Korupsi Kredit Fiktif Koperasi PDAM

oleh -477 views

garudaonline, Medan | Enam jaksa penuntut umum (JPU) telah disiapkan untuk menyidangkan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi kredit fiktif Koperasi PDAM Tirtanadi Sumut pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu (BSM KCP) Iskandar Muda senilai Rp30 miliar tahun 2011-2012 di Pengadilan Tipikor Medan.

Meski begitu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Medan, Haris Hasbullah mengaku berkas ketujuh tersangka masih merampungkan syarat formil.

“Secara formil sudah kita limpahkan ke penuntut umum, timnya juga sudah kita buat sekitar enam orang. Tiga dari Kejati (Sumut) dan tiga dari Kejari Medan,” kata Haris kepada wartawan, Rabu (26/10/2016).

Haris menjelaskan, proses melengkapi syarat formil sangat penting agar dakwaan ketujuh tersangka di persidangan tidak kabur.

“Sekarang lagi kita persiapkan penuntasannya. Karena dakwaan juga sudah rampungkan cuma memang kita lagi rampungkan syarat-syaratnya. Harus kita penuhi dakwaannya serta administrasi lainnya agar memenuhi syarat formil materil, tidak kabur,” jelasnya.

Haris mengakui, proses penanganan perkara ini menyita waktu dan tenaga tim penyidik untuk merampungkannya. Dengan berjalannya perkara ini, lanjutnya, membuktikan bahwa Kejari Medan serius menuntaskan tunggakan perkara.

“Mengingat perkara ini tunggakan juga di Kejari Medan, makanya komitmen kita menyelesaikan tunggakan maupun zero khususnya di Kejari Medan. Ini juga salah satu bukti kami serius menangani perkara ini setelah hampir dua tahun perkara ini mandek di Kejari Medan,” sebut Haris.

Ia menargetkan, berkas ketujuh tersangka segera dilimpahkan ke persidangan dalam waktu dekat. Setidaknya, kata Haris, akhir bulan ini tim penyidik tinggal menunggu penetapan jadwal sidang.

“Saya targetkan tidak lama, secepatnya. Kalau memang katanya minggu ini bisa selesai, segera kami limpahkan. Karena targetnya bulan ini sudah kelar semua, paling lama akhir bulan ini,” tandas mantan Kasi Pidsus Kejari Belawan itu.

Sebelumnya, tim auditor dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut menemukan kerugian negara dalam kasus tersebut sebesar Rp2,9 miliar. Para tersangka sudah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar.

“Sisanya Rp 1,7 miliar. Tapi kita pakai kerugian negaranya secara komulatif sebesar Rp 2,9 miliar,” ucap Haris.

Diketahui, Kejari Medan telah menetapkan 7 tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah mantan Ketua Koperasi Karyawan (Kopkar) PDAM Tirtanadi, Subdarkan Siregar dan mantan Kasi Pembukuan, Suyamto.

Kemudian 5 tersangka lagi yakni Rudi Purwanto selaku mantan Kepala BSM KCP Iskandar Muda, Adri Prasetyo selaku mantan Marketing Support BSM, Bayu Yoga Wardana selaku mantan Asisten Marketing, Adi Wardiastuti selaku mantan Bendahara Kopkar PDAM Tirtanadi dan Dimas Eko Prasetyo selaku mantan Kasi Simpang Pinjam.

Dari ke 7 tersangka, salah satunya sudah ditahan yakni Subdarkan Siregar yang menjadi terpidana dalam kasus dugaan korupsi dana rekening air PDAM Tirtanadi. (Endang)

Berikan Komentar