Gara-Gara Air dan Sampah, Jufri Tusuk Pasutri hingga Tewas

oleh -138 views

garudaonline – Bandung | Gara-gara sering tak diberi jatah air bersih, Jufri, warga Jalan Desa RT 07/02 Kelurahan Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung nekad menghabisi nyawa tetangganya, pasutri Ade Sumarna dan Lina Marlina.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung, AKBP M Joni menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (27/11) kemarin. Dari hasil penyelidikan kepolisian terhadap pelaku, penusukan tersebut dilakukan karena pelaku kerap tak diberi jatah air oleh korban yang seharusnya mengalir ke kamar kontrakannya sesuai jadwal yang telah diatur.

Joni juga mengungkapkan bahwa kebiasaan tersebut terus dilakukan korban terhadap pelaku yang merupakan sesama penghuni kontrakan. Bukan hanya itu, kekesalan pelaku semakin menjadi karena korban juga kerap menyimpan sampah mereka di pagar kontrakan pelaku.

“Air yang semestinya mengalir ke kosnya sering dimatikan oleh korban dan seringkali kantung sampah korban digantungkan di pagar pelaku,” ujar Joni di Mapolrestabes Bandung, Senin (28/11/2016).

Akhirnya pelaku tak bisa membendung kekesalannya. Korban dan pelaku pun beradu mulut yang berujung pelaku menusukkan sebilah pisau belati kepada korban Ade Sumarna.

“Dengan kegiatan keseharian itu, pelaku dendam. Minggu kemarin, saat tersangka menyiapkan dagangannya, ia didatangi korban. Karena sudah sakit hati, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan langsung mengejar korban. Korban ditusuk di dada dan perut yang mengakibatkan meninggal dunia,” ungkap AKBP M Joni.

Setelah menghabisi nyawa suaminya, pelaku juga mengejar istrinya yang selama ini kerap mengeluarkan celotehan yang sering membuat pelaku kesal dan menikamnya hingga tewas.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 jo pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun kurungan penjara.(kr)

Berikan Komentar