Gawat…! Asrama SMA Plus di Simalungun Disebut Sarang Peredaran Narkoba

oleh -679 views

garudaonline – Simalungun | Sejumlah orang tua siswa baru yang anaknya dititip di asrama putra SMA Plus Partuha Maujana Simalungun (PMS) Pematang Raya, Kabupaten Simalungun merasa resah.

Pasalnya, anak-anak mereka dipaksa kakak kelasnya disuntikkan cairan diduga narkotika. Pengelola asrama membantah dan mengatakan hal itu tidak mungkin, karena asrama diawasi secara ketat oleh pihak security (petugas keamanan).

“Kayaknya sih itu tidak mungkin, karena ada ibu asuh dan security yang cukup. Saya garansi itu. Kalau masuk kelas UKS memang benar ada praktek suntik,” bantah pengelola Asrama, Pardi Purba dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (8/11/2016).

Sementara menurut penuturan para orangtua siswa baru yang minta jati dirinya tidak dituliskan, jika anak-anak mereka dipaksa oleh kakak kelasnya (kelas XI–red) menyuntikkan cairan diduga narkotika. Apaba tidak mau, maka anak-anak mereka akan disuruh mencuci pakaian seniornya.

“Anak kami diancam dengan suntikan cairan narkotika. Kalau tidak mau, kakak kelasnya memaksa mencucikan pakaiannya. Kawan kawannya sudah ada yang disuntik paksa dan mulai kecanduan. Sehingga kami patut khawatir dan menilai pengamanan di asrama tidak ketat,” ucap para orangtua.

Mereka menilai, bebasnya narkotika di asrama itu berpengaruh besar terhadap mental anak anaknya.

“Anak anak kami saat ini sering ketakutan. Kami berharap Polsek setempat maupun Sat Narkoba Polres Simalungun melakukan pengintaian untuk meringkus pelakunya,” imbuh mereka.(HT)

Berikan Komentar