Gerebek Kampung Bombay, Polrestabes Medan Dapat Uang Rp150 Juta

oleh -152 views

garudaonline, Medan | Personel Satres Narkoba Polrestabes Medan menggerebek basis narkoba di Kampung Bombay Jalan Benteng Hulu Gang Ibrahim, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (15/11/2016).

Dari penyergapan itu, polisi menangkap tiga terduga pelaku narkoba sekaligus mendapatkan barang bukti uang tunai sebanyak Rp150 juta diduga hasil kejahatan narkoba serta narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 10 paket dengan berat mencapai 10 gram.

“Kami dari jajaran Satres Narkoba Polrestabes Medan dan Satgas narkoba tingkat kelurahan serta Kodim Medan berhasil melakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku yang diduga sebagai bandar dan pengedar.

Dari sini, kami juga mengamankan, 10 paket sabu yang diduga beratnya sampai 10 gram dan uang Rp150 juta,” ujar Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, Kompol J Boy Situmorang, tadi sore.

Dikatakan, seorang dari dua terduga tersangka merupakan pensiunan TNI. Dia adalah Idris. Sedangkan dua orang lagi, Syafii (30) dan Didi (41). Barang bukti diamankan, juga ada cairan yang diduga sebagai bahan pembuat narkoba jenis sabu.

Ada juga sepucuk airsoft gun, ratusan butir peluru aktif dan dua unit timbangan elektrik. Barang bukti tersebut ditemukan dari mobil Toyota Hi Lux double cabin warna putih BK 8814 UT.

Boy melanjutkan, peluru aktif itu berjumlah 500 butir. Kata dia, pihaknya tak hanya mengamankan barang bukti mobil double cabin tersebut. Tapi, juga mengamankan rekaman CCTV.

“Satu tersangka itu dulunya anggota TNI dan sekarang tidak aktif lagi, lebih kurang setahun. Ini (para tersangka), memang sudah masuk dalam daftar pencarian orang,” ujar mantan Kapolsek Medan Labuhan ini.

Dia menambahkan, pihakya belum dapat menyimpulkan jika tiga unit rumah mewah dan satu unit mobil double cabin tersebut yang digerebek itu, hasil pencucian uang dari penjualan narkotika jenis sabu itu. Menurut Boy, hal tersebut saat ini masih didalami.

“Yang bersangkutan (Idris) juga mempunyai usaha gas elpiji. Jadi itu TPPU-nya, belum bisa dibilang dan masih didalami,” tandas Boy. (g/01)

Berikan Komentar