GUIB: Jika Polisi Tidak Mengadili Ahok, Maka Polisi Juga Kafir

oleh -243 views
Kapolri Tito Karnavian. (net)

garudaonline – Surabaya | Untuk yang kedua kalinya, sekitar lima belas ribu umat Islam yang tergabung dalam Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Massa yang datang dengan melakukan long march menuju Jalan Ahmad Yani Surabaya tersebut, terus meneriakkan Ahok dengan sebutan kafir. “Ahok itu kafir. Jika polisi tidak mengadili Ahok, maka polisi juga kafir.” teriak salah satu di antara pengunjuk rasa, Jumat (21/10).

Sekjen GUIB Jatim, Kyai Yunus, menyampaikan bahwa aksi bela Islam yang bertemakan Tabligh Akbar “Tangkap dan Penjarakan Ahok Penista Al Quran” ini merupakan bentuk pengawalan umat Islam terhadap Polri agar benar benar menindaklanjuti laporan terkait penistaan agama yang dilakukan Gubenur Ahok.

“Kami meminta agar Polri mengadili Ahok. Sebab yang dilakukan Ahok juga menghina umat Islam. Kenapa kami terus melakukan aksi? Agar polri bisa tegas tehadap Ahok,” terang Kyai Yunus.

Sementara, sejauh ini aksi berjalan kondusif. Kendati demikian, polisi disiagakan ketat di gedung polda Jatim dan Gedung Kejaksaan Tinggi Jatim di Jalan A Yani, Surabaya.

Kaurbinops Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Warih Hutomo, untuk mengamankan jalannya aksi, personil polisi disiagakan di wilayah selatan termasuk di simpul-simpul jalan yang akan dilewati pengunjukrasa.

“Termasuk kita siagakan di perbatasan pintu masuk kota Surabaya.” terangnya.(KR)

Berikan Komentar