Hakim Belum Cabut Status Tahanan Kota Dewa Tarigan

oleh -265 views

garudaonline, Medan | Meski telah terseret kasus dugaan pembunuhan terhadap Fahmi Rozi di Diskotik X3 Yanglim Plaza, status tahanan kota Dewa Tarigan belum dicabut oleh majelis hakim yang diketuai Irwan Effendy. Dewa Tarigan menjadi terdakwa atas kasus dugaan pengeroyokan di Diskotek Retrospective, Capital Building.

Hal itu terungkap dalam persidangan di Ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (30/11/2016). Majelis hakim sempat menanyakan kepada penasihat hukum terdakwa, kenapa Dewa Tarigan kembali tidak hadir di persidangan. “Ini terdakwa satu (Dewa Tarigan) kemana ini tidak hadir lagi,” tanya hakim Irwan Effendi.

Mendengar itu, Marwan mengaku belum bisa berkomunikasi dengan Dewa Tarigan. “Kami belum bisa hadirkan karena sampai saat ini kami tidak bisa berkomunikasi dengan terdakwa,” jawabnya.

Memperkuat argumennya, Marwan menyertakan surat pernyataan dari pihak keluarga terdakwa berisi ketidaktahuan dimana Dewa Tarigan berada. “Keluarga dan kami juga tidak tahu keberadaannya dimana. Apabila ada komunikasi kami akan bawa,” ujar Marwan.

Bukannya mencabut status tahanan terdakwa yang kini buron, majelis hakim kembali memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yunitri Sagala untuk menghadirkan terdakwa Dewa ke persidangan berikutnya pekan depan.

“Kami minta jaksa untuk memanggil kembali terdakwa pada persidangan selanjutnya. Sidang ditunda pekan depan,” ucap hakim Irwan Effendy.

Menanggapi hal tersebut, JPU Yunitri Sagala mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pemanggilan kepada Dewa Tarigan.

“Pemanggilan kedua akan kami layangkan. Kalau tidak datang lagi, kami ajukan pemanggilan ketiga dan setelahnya baru pemanggilan paksa. Soal pencabutan status tahanan kota, itu terserah hakim,” ucap Yunitri.

Seperti diketahui, Dewa Tarigan bersama Elbarino Shah, Irfan Lubis, Nanda Lubis, Rifki Aulia Tanjung diduga melakukan pengeroyokan terhadap Boy Ananta Tarigan dan Egi Arjuna Ginting di Diskotek Retrospective Medan.

Kelimanya hanya berstatus tahanan kota. Namun salah satu di antaranya yang ternyata masih bisa bergerak bebas yakni Dewa Tarigan diduga kembali berbuat kriminal membunuh pria bernama Fahmi Rozi di Yanglim Plaza. (Endang)

Berikan Komentar