Hanya Sehari Bebas, Mantan Kabid Disdik Taput Kembali ‘Gol’

oleh -194 views

garudaonline – Taput | Baru saja menghirup udara bebas, AS, eks Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) kembali dijebloskan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarutung. Penahanan dilakukan atas keterlibatannya dalam dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2012.

“Kemarin kami melakukan penahanan kembali tersangka korupsi berinisial AS selaku Kabid Sarana dan Prasarana Disdik Taput pada tahun 2012,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarutung, Hotma Tambunan dalam pesan singkat, Jumat (21/10/2016).

AS sendiri, kata Hotma, pernah ditahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta untuk kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010 untuk rehabilitasi gedung sekolah. Namun dari hasil penyidikan, yang bersangkutan kembali diduga terlibat korupsi DAK untuk tahun anggaran 2012.

“Tersangka diduga terlibat kasus korupsi di Disdik Taput yang bersumber dari dana bansos tahun anggaran 2012,” sambung Hotma.

Dia mengatakan, berdasarkan Sprindik Nomor: Print-01/N.2.19/Fd.1/2/2015, AS kembali ditetapkan sebagai tersangka. Pada Kamis (20/10), pihaknya pun kembali mengeluarkan surat penahanan hingga 20 hari mendatang.

Atas perbuatannya, AS disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang(UU) Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 (1) ke-1 KUHPidana tentang korupsi. “Selanjutnya tersangka kembali ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta, Medan,” pungkas Hotma.

Untuk kasus yang sama, Kejari Tarutung juga telah menjebloskan 3 orang PNS dari Dinas Pendidikan Tapanuli Utara. Mereka adalah Joskar, mantan Kadis Pendidikan, Arifin Budi Simamora Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Immer Budi Aritonang, Konsultan Pendamping Dinas Pendidikan,” ujar Hotma, Kamis (23/7/2015).

Ketiga tersangka telah terbukti melakukan korupsi DAK untuk rehabilitasi gedung sekolah tahun anggaran 2010. Mereka telah ditahan sejak 22 Juli 2016 lalu.

sumber : detik

Berikan Komentar