Ibu Terduga Teroris Terkejut Putranya Terlibat Jaringan KGR

oleh -243 views

garudaonline – Medan | Pasca-penggrebekan rumah Syafii, terduga teroris jaringan Khatibah Gonggong Rebus atau KGR, di Jalan Deli Tua Desa Ajibaho, Kecamatan Sibiru-Biru, Deliserdang, Anita (ibu kandung Syafii) mengakut terkejut dengan keterlibatan putranya itu.

Saat ditemui di Perumahan Tamora Indah, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, Anita terlihat lesu dan syok perihal pemberitaan penangkapan anak sulungnya itu (Syafii) di kediamannya oleh polisi.

Anita mengaku, dirinya dan Halimah, calon istri Syafii yang tinggal di Mariendal, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, sempat diperiksa petugas Brimob.

Menurut Anita, Syafii merupakan anak yang taat beribadah. Putranya itu tamatan SMA Nur Azizi Tanjung Morawa.

“Dia anak baik. Setelah tamat SMA, dia mencari kerja di Batam dan juga sempat menamatkan kuliahnya di Batam,” ujar sang ibu.

Dia menambahkan, Syafii baru satu tahun lebih kembali ke rumahnya di Desa Ajibaho, Kecamatan Sibiru-Biru.

“Seperti biasa dia rajin beribadah, dan kalau dia bergabung dengan kelompok KGR, saya tidak tahu sama sekali,” kata perempuan berkerudung itu.

Dan yang membuat Anita sedih yaitu Syafii dan Halimah yang berprofesi guru itu sudah merencanakan menikah pada 8 Januari 2017.

Saat ditanya, apakah Halimah akan dijadikan pengantin dalam teror bom nantinya, Anita mengaku juga tidak mengetahuinya, bahkan Halimah sendiri juga tidak mengetahui hal itu.

Dengan air mata berlinang, Anita berharap, putranya yang saat ini diamankan petugas Densus 88, agar dapat kembali ke jalan yang benar, sesuai aturan agama Islam.

“Jangan mengikuti aliran yang menyimpang, dan atas tindakan yang dialami Syafii, kami keluarga di sini benar-benar gak tahu dia terlibat jaringan teroris yang dicari polisi,” pungkas Anita.(fok)

Berikan Komentar