Indikasi Politik Uang Pilkada Siantar, Formulir C6 Dikumpulkan Ketua RT

oleh -819 views

garudaonline – Medan | Dugaan pelanggaran administrasi terstruktur sistematis dan masif (TSM) pada pilkada susulan Kota Pematang Siantar yang dilaporkan oleh pasangan calon (paslon) nomor urut 3 (Teddy Robinson Siahaan-Zainal Purba) dan nomor urut 4 (Wesly Silalahi-Sailanto) terhadap paslon nomor urut 2 (Hulman Sitorus-Efriansyah Noor) melibatkan Ketua RT setempat.

Ini terungkap dalam sidang lanjutan pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) di Gedung Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) pada Rabu (14/12/2016).

“Kalau saya tidak salah ingat dua hari sebelum hari pemungutan suara, undangan pemilih (formulir C6-red) diminta lagi sama Ketua RT. Pas saya tanya untuk apa, dia bilang untuk ditukarkan ke Center. Lalu saya dikasi uang Rp100 ribu,” ujar salah seorang saksi di depan Majelis Komisioner Bawaslu Sumut.

Sebelumnya Tim Pelapor telah menghadirkan 24 saksi dari beberapa kelurahan di Kota Pematang Siantar pada persidangan Selasa (13/12/2016) lalu.

“Kami sudah siapkan 300 saksi untuk membuktikan bahwa memang benar praktek politik uang ini terjadi secara masif terstruktur dan sistematis. Namun karena Majelis juga mengejarkan waktu akhir selesainya proses persidangan ini yaitu pada tanggal 21 Desember, maka untuk efesiensi waktu kami hanya diminta untuk menghadirkan 3 saksi per kelurahan,” kata kuasa hukum pelapor, Mulyadi.

Sebagaimana diketahui, dalam laporan yang dibacakan oleh kuasa hukum pelpor pada sidang perdana Senin, (5/12/2016) lalu dibacakan bahwa pemungutan suara pada November 2016 terjadi banyak kecurangan seperti dugaan politik uang, menghilangkan ribuan formulir C6 serta intimidasi penyelenggara pemilu oleh tim sukses pasangan calon nomor urut 2.

Hasil Pilkada Susulan Pematang Siantar 16 November lalu juga digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh paslon nomor urut 4 Wesly Silalahi-Sailanto yang mendapatkan suara kedua terbanyak setelah paslon nomor urut 2, Hulman Sitorus-Efriansyah.

(Fidel)

Berikan Komentar