Ini Kronologi OTT Pungli AKBP Brotoseno

oleh -598 views

garudaonline – Jakarta | Tim Saber Pungli melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap AKBP Brotoseno pada Selasa (14/11/2016) kemarin. Brotoseno ditangkap lantaran menerima suap dari pihak yang berperkara dalam kasus korupsi program cetak sawah di Ketapang, Kalimantan Barat.

Diketahui OTT kepada Brotoseno berawal dari informasi intelijen. Disebutkan ada seorang anggota polisi berinisial D, yang menerima uang dari pengacara berinisial HR melalui tangan perantara LM.

“D kemudian diamankan, diperiksa tim saber dan mengakui dia menerima uang suap dari HR,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Kombes Rikwanto kepada wartawan, Jumat (18/11/2016).

Setelah mendalami kasus ini, tim saber menemukan kalau D tidak sendirian beraksi. Ternyata suap juga mengalir ke AKBP Brotoseno.

Akhirnya setelah dilakukan OTT pada keduanya, didapati uang Rp 1,9 miliar. Sementara sisa uang Rp 1,1 miliar disita polisi dari perantara suap berinisial LM.

Aliran suap ini diberikan kepada D dan BR dalam dua tahap. Pemberian pertama diberikan pada Oktober 2016, lalu dilanjutkan pada November 2016.

“Semuanya sudah kami sita Rp 3 miliar. Rp 1,9 Miliar itu diamankan langsung dari dua oknum anggota Polri, sisanya dari saudara LM sebagai perantara,” tegas Rikwanto.

Polisi hingga kini masih mendalami kasus ini. Apalagi ada dugaan aliran suap diberikan supaya kasus korupsi cetak sawah di Ketapang, Kalimantan Barat, tidak dilanjut.

“Ini masih didalami,” tegas Rikwanto.

Sebagai informasi, Brotoseno terjaring OTT di kawasan Jakarta, pada Selasa (14/11/2016). Hingga kini kasus ini telah diserahkan ke Bareskrim Polri guna penyidikan lebih lanjut. Brotoseno sendiri sudah ditahan di Mapolda Metro Jaya.(KR)

Berikan Komentar