Istana Sudah Terima Pengajuan Grasi Antasari

oleh -282 views

garudaonline – Jakarta | Pengacara dari Antasari Azhar, Boyamin Saiman, memastikan bahwa pengajuan grasi oleh kliennya telah diterima Kementerian Sekretaris Negara. Dengan begitu, pengajuan grasi agar Antasari tak lagi bebas bersyarat sudah bisa diproses.

“Saya cek karena sekretaris kabinet Pramono Anung pernah menyatakan pengajuan belum diterima. Barangkali, karena beliau sibuk, belum terima laporan,” ujar Boyamin di Istana Kepresidenan, Kamis, 24 November 2016.

Sebagaimana diketahui, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar mengajukan grasi meski telah bebas bersyarat dari Lapas Tangerang pada 10 November lalu. Pengajuan grasi itu disampaikan lewat Mahkamah Agung pada Agustus lalu dengan harapan Antasari tidak harus menunggu hingga 2022 agar berstatus bebas sepenuhnya.

Antasari sendiri adalah terpidana kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Rajawali Putra Banjaran pada tahun 2009 lalu. Antasari dihukum 18 tahun penjara atas kejahatannya, belum dihitung dengan remisi 4,5 tahun.

Boyamin melanjutkan, ia mengecek Mahkamah Agung dan Kementerian Sekretaris Negara untuk memastikan pengajuan grasi itu telah diterima. Dari Mahkamah Agung, kata Boyamin, kepastian pengajuan grasi telah diterima Istana didapat setelah Mahkamah Agung menunjukkan surat tanda terima.

Sementara itu, kepastian dari Kementerian Sekretaris Negara didapat setelah dicek hari ini. Ia berkata, seorang pejabat sekaligus saksi di Kementerian Sekretaris Negara menyatakan bahwa berkas pengajuan grasi telah diterima tanggal 20 Oktober lalu melalui Mahkamah Agung.

“Jika dihitung berdasarkan UU Grasi, maka ada waktu 3 bulan untuk memastikan apakah grasi itu akan ditolak atau tidak. Harapannya, 20 Januari sudah ada surat ke Pak Antasari, Kepala Lapas dan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujarnya.

Boyamin menyampaikan bahwa kliennya siap dengan keputusan Presiden Joko Widodo. Lagipula, dirinya sudah merasakan penjara bertahun-tahun. “Tapi Pak Antasari tetap merasa bukan dia pelakunya. Dia akan tetap mencari keadilan bersama saya,” ujarnya mengakhiri.(TM)

Berikan Komentar