Joss! Dua Kali “Sosor”, Bunga Langsung Bunting, Tapi Akhirnya…

oleh -265 views

garudaonline – Siantar | Meski sangat menyayangi pacarnya JS, Bunga (19), mahasiswa semester III FKIP Nommensen Siantar tampaknya harus menjadi orangtua tunggal calon anak yang sedang dikandungnya. Pasalnya, orangtuanya tak merestui hubungannya dengan JS (21), dan lebih mengambil langkah hukum dengan mengadukan pria yang telah membuntingi putrnya.

Informasi yang dihimpun, Bunga, warga Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan JS yang sedang dimabuk asmara dengan pacarnya yang merupakan mantan pegawai di Restoran Miramar Medan itu. Dia pun pasrah tatkala ‘disosor’ oleh pacarnya itu hingga dua kali dan kini telah dinyatakan positif mengandung satu bulan.

Hubungan terlarang itu pertama kali mereka lakukan di rumah JS di Jalan Rondahaim, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. Seperti ketagihan atas kenikmatan yang diraih, selanjutnya, mereka kembali ‘bermain’ di rumah abang JS di Jalan Bali, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara.

Meski tengah hamil, Bunga sempat berupaya merahasiakannya. Namun, Bunga tak kuasa dan tak mampu menahan sakit dengan muntah-muntah hingga mengundang kecurigaan orangtuanya.

Melihat putrinya muntah-muntah, ayah ibu korban pun menginterogasi ada apa yang terjadi dengan putrinya tersebut. Dengan berurai air mata, Bunga pun mengakui bahwa saat itu dia tengah hamil satu bulan akibat ‘disosor’ pacarnya JS.

Kepada kedua orangtuanya, Bunga pun menceritakan, dia dan JS pertama kali melakukan hubungan suami istri pada bulan September 2016 lalu di rumah kamar JS di Jalan Rondahaim.

Ditemui ketika hendak membuat pengaduan di Mapolres Siantar, Senin (24/10/2016) sekira pukul 10.00 WIB, ayah korban, Surono (nama samaran) mengatakan, sesuai pengakuan putrinya, awalnya JS mengajak Bunga jalan-jalan lalu membawanya ke rumahnya.

Korban mau diajak karena selama ini pelaku mengantar jemput korban pergi dan pulang kuliah. Hanya saja, setiba di rumahnya, JS membawa Bunga ke dalam kamar dan mengajaknya berhubungan suami istri. Selanjutnya, keduanya berhubungan suami istri di rumah abangnya pelaku di Jalan Bane.

Mendengar penuturan Bunga, ibunya pun membawanya ke salah satu bidan untuk tes kehamilan. Hasilnya, bagai petir di siang bolong, orangtuanya mengetahui kalau Bunga positif bunting!

Tak terima putrinya dihamili, ayah korban, Surono mengambil langkah hukum dengan mendatangi Mapolres Siantar untuk mengadukan JS.

Petugas Kepolisian Resort (Polres) Siantar yang mendapat laporan itu segera bergerak dan meringkus pelaku dari rumahnya. Kepada petugas yang menanyainya, pelaku kemudian mengakui perbuatannya mencabuli pacarnya hingga hamil.(Jur/gn)

Berikan Komentar