Kajati Minta Dua DPO Korupsi Bank Sumut Menyerahkan Diri

oleh -266 views
Kajati Sumut, Bambang Sugeng Rukmono berjabatan tangan dengan Gubernur Sumut Ir H Tengku Erry Nuradi Msi, Kapolda Sumut Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel Msi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung dan sejumlah pejabat Sumut lainnya usai apel Kebangsaan dan Kontijensi di Lapangan Benteng, Medan.

garudaonline, Medan | Tim Kejati Sumut tengah melakukan pemantauan dan pengejaran terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan 264 unit kendaraan dinas dan operasional di PT Bank Sumut Tahun 2013 yakni Zulkarnain selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Haltatif selaku Direktur CV Surya Pratama.

“Saat ini, kedua tersangka yang merugikan negara Rp10,8 miliar telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).‬ Kita berharap agar keduanya menyerahkan diri seperti yang telah dilakukan oleh Pemimpin Divisi Umum PT Bank Sumut, Irwan Pulungan,” kata Kepala Kejati (Kajati) Sumut, Bambang Sugeng Rukmono usai apel Kebangsaan dan Kontijensi di Lapangan Benteng Medan, Kamis (27/10/2016).

Selain upaya pengejaran, Kejati juga telah menyebar foto dan meminta agar masyarakat melaporkan keberadaan kedua tersangka. Namun, Bambang menghimbau keduanya untuk menyerahkan diri karena hal itu merupakan salah satu pertimbangan hukum di persidangan. Meski telah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu, Kajati menyebut tidak tertutup kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus tersebut.

“Tentunya ini bisa dilihat dari fakta persidangan maupun data yang diperoleh dari hasil penyidikan. Untuk Irwan Pulungan yang telah menyerahkan diri saat ini tengah dilakukan pemberkasan dakwaan dan selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan,” tandas orang nomor satu di Kejati Sumut itu. (Endang)

Berikan Komentar