Kapolrestabes Medan: Raja Kurang Kooperatif saat Diperiksa

oleh -543 views
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho

garudaonline – Medan | Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan, Ir S Siwaji Raja ST kurang kooperatif saat dilakukan pemeriksaan.

Salah satu bentuk kurang kooperatif nya pengusaha tambang batubara ini adalah, tidak mengakui keterlibatnnya dalam kasus penembakan ahli reparasi senjata sekaligus pemikik Toko Kuna Air Rifle & Air Soft Gun, Indra Gunawan alias Kuna (43) Rabu (18/1/2017) lalu.

“Tersangka RJ (Raja) ini kurang kooperaktif saat diperiksa penyidik. Dia mengaku tidak terlibat dalam kasus pembunuhan bersenjata itu. RJ juga mengaku tidak mengenal para tersangka lainnya. Tapi tidak apa-apa, kami bekerja tidak berdasarkan pengakuan melainkan barang bukti,” kata Sandi kepada garudaonline.co, Selasa (24/1/2017) siang.

Lebih lanjut, mantan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) I Dittipideksus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri ini menjelaskan, pihaknya akan segera mempertemukan tersangka Raja dengan tersangka dan para saksi lainnya untuk dilakukan konfrontir.

“Secepatnya akan kami buatkan berita acara konfrontir termasuk akan kami buka semua alat bukti di antaranya bukti transfer dan lain sebagainya. Intinya, proses penyidikan tersangka RJ (Raja) ini tetap akan dilanjutkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho.

Sebelumnya, Raja ditangkap karena ditengarai terlibat dalam kasus penembakan Kuna. Dia ditangkap personel gabungan Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut dan Satreskrim Polrestabes Medan di Provinsi Jambi pada Minggu (22/1/2017) siang.

Seperti diungkap Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel sebelumnya, tersangka Raja ini berperan sebagai pemesan para pembunuh bayaran untuk menghabisi Kuna.

(g/01)

Berikan Komentar