Kasus Pajak, Eks Ketua Kopkar Pertamina Divonis 4 Tahun

oleh -303 views

garudaonline, Medan | Dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana perpajakan Tahun 2010-2012 sebesar Rp 8,6 miliar, eks Ketua Koperasi Karyawan (Kopkar) Pertamina UPMS-I Medan, Khaidar Aswan divonis selama 4 tahun dan denda tiga kali lipat subsidair 3 bulan kurungan, Rabu (16/11/2016).

Sidang tersebut digelar di Ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan itu dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Parlindungan Sinaga. Dalam pertimbangan majelis hakim, Khaidar tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan dan keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dan denda tiga kali lipat dari tunggakan pajak subsidair tiga bulan kurungan,” tandas hakim Parlindungan.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Fitri Zulfahmi selama 6 tahun penjara dan membayar denda sebesar tiga kali lipat tunggakan pajak subsidair 6 bulan kurungan. Usai putusan, Khaidar melalui penasehat hukumnya, Okto Simanjuntak langsung menyatakan banding.

“Saya ajukan banding. Saya disini bukan mencari hukuman, saya disini mencari keadilan,” katanya.

Khaidar menjelaskan, aparat pajak tidak adil menangani kasus ini. Pasalnya, mengingat aparat pajak tidak pernah ‘menyentuh’ pengurus koperasi lama. Padahal, lanjut Khaidar, tahun 2010-2012, ada berkisar Rp 26 miliar tunggakan pajak yang tidak pernah dibayarkan pengurus lama.

“Kalau mau fair, harusnya mereka (pengurus lama) juga ditetapkan sebagai tersangka. Saya sudah bayar Rp5 miliar lebih untuk tunggakan pajak pengurus koperasi yang lama,” kesalnya.

Khaidar mengklaim dalam kepengurusan Kopkar Pertamina tak hanya melibatkan dirinya. Khaidar menyebut nama kepengurusan yang lain yakni Kusnadi selaku Sekretaris, M Ridho selaku bendahara dan Nazarudin selaku Manajer Koperasi.

“Supaya kalian tahu, pajak koperasi yang tertunggak sejak 2007 sebelum saya, itu Rp26 miliar tapi dibiarkan. Penyidik PNS diduga menerima uang suap termasuk jaksa juga. Kenapa ini gak pernah diusut,” tandasnya. (Endang)

Berikan Komentar