Kasus Terminal Amplas, Kejatisu Masih Enggan Beberkan Nama Tersangka

oleh -226 views

garudaonline, Medan | Penyidik Kejatisu masih enggan membeberkan identitas tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Terminal Terpadu Amplas  di Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Medan yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2014-2015 senilai Rp 10 miliar.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Yos Gernold Tarigan mengaku penyidik masih mengoptimalkan proses penyidikan.
“Penyidik Pidsus terus mengoptimalkan proses penyidikan,” ucap Yos kepada wartawan, Senin (12/12/2016).

Yos juga belum mau mengatakan keterlibatan mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Kadis Tarukim) Kota Medan, Gunawan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam kasus tersebut. “Penyidik juga sudah bicara tentang tersangka pekan lalu pada media,” katanya.

Begitu juga, penyidik akan membongkar secara jelas sesuai dengan benang merah untuk melihat dengan terang keterlibatan Gunawan. Atas hal itu, tidak tutup kemungkinan dari tiga tersangka tersebut, salah satunya merupakan Gunawan.

“Terkait nama tersangka, nantinya jika penyidik merasa sudah matang pasti akan disampaikan, kita terbuka akan setiap proses. Kita mohon dukungan dari masyarakat khususnya rekan-rekan media,” terang Yos.

Disamping itu, penyidik juga sudah menjadwalkan sejumlah kegiatan penyidikan seperti pemanggilan saksi hingga tersangka dalam waktu dekat sembari melengkapi berkas perkara hingga proses penuntutan untuk diadili di Pengadilan Tipikor Medan.

Seperti diketahui, permasalahan yang timbul dalam proyek revitalisasi Terminal Terpadu Amplas ini dikabarkan pelaksanaan pekerjaannya tidak selesai tepat waktu dan pembangunan tidak sesuai dengan kontrak kerja. Sehingga pekerjaan dinilai amburadul serta tidak maksimal.

Akan tetapi, serah terima pekerjaan telah dilaksanakan. Semula proyek dikerjakan awal September 2015 dan harus selesai akhir Desember 2015. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemko Medan menganggarkan revitalisasi Terminal Amplas senilai Rp 10 miliar. Sedangkan untuk revitalisasi Terminal Pinang Baris dianggarkan Rp 8 miliar.

(Endang)

Berikan Komentar