Kejahatan Syahwat Seksual Masih Dominan di sumut

oleh -226 views

garudaonline – Medan | Kasus kejahatan syahwat seksual terhadap anak di Sumatera Utara masih tinggi. Dari data kasus yang dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Sumatera Utara, 30 persen diantaranya adalah kasus kejahatan seksual.

Ketua KPAID Sumut Zahrin Pilliang mengatakan, pada tahun ini ada 230 kasus anak yang ditangani KPAID. Dari jumlah tersebut, 30 persen atau 70 kasus diantaranya adalah kasus kejahatan seksual. Pada 2015, kasus kejahatan seksual anak juga mendominasi laporan di KPAID Sumut, yakni sekitar 70 kasus lebih dari total 230 kasus lebih yang ditangani KPAID Sumut.

“Angka kejahatan seksual terhadap anak di Sumut ini cukup tinggi. Kasus kejahatan seksual yang paling banyak,” kata Zahrin di Medan, Minggu (20/11/2016).

Kasus tersebut terjadi hampir merata di seluruh daerah di Sumut, terutama di daerah yang dapat dijangkau oleh KPAID, yakni Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Binjai.

Pada Hari Anak Internasional yang diperingati setiap 20 November, Zahrin merasa prihatin dengan masih tingginya angka kejahatan terhadap anak di Sumut. Di sisi lain, dia juga miris melihat komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah kabupaten kota di Sumut terhadap perlindungan anak masih rendah.

Ini terbukti dengan tidak diprioritaskannya anggaran untuk perlindungan maupun penanganan kasus terhadap anak. Anggaran untuk KPAID misalnya, dua tahun berturut-turut, yakni 2015 dan 2016 hanya dianggarkan Rp500 juta, termasuk untuk gaji komisioner dan staf. Untuk tahun ini, anggaran tersebut bahkan belum cair karena baru ditampung dalam APBD Perubahan Sumut yang sampai saat ini belum diketok. Kondisi tersebut bahkan mengakibatkan KPAID menghentikan operasionalnya.

Sementara untuk kabupaten kota lain di Sumut, komitmennya terhadap perlindungan anak juga masih rendah. Baru lima derah yang sudah memiliki KPAID, yakni Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tanjung Balai, Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Batubara.(har)

Berikan Komentar