Kejati Sumut Pertanyakan Berkas Ramadhan Pohan ke Poldasu

oleh -163 views

garudaonline – Medan | Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mengirim surat secara administrasi ke penyidik Poldasu untuk mempertanyakan berkas kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 4,5 miliar dengan tersangka‎ Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan.

“Kita sudah sampaikan surat (P-20) ke Polda Sumut untuk mempertanyakan berkas perkara yang masih P-19 (belum lengkap). Hingga kini, belum juga disampaikan kepada kita,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri kepada wartawan, Kamis (6/10) sore. Surat P-20 itu disampaikan kepada penyidik pekan lalu.

“Untuk tanggal berapa suratnya disampaikan, saya belum ada. Yang pasti, sudah kita kirim surat untuk mempertanyakan proses penyidikan tersebut,” jelas mantan Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumatera Selatan itu.

Setelah dilakukan penelitian berkas milik kedua tersangka, JPU menyimpulkan terdapat kekurangan sehingga berkas perkara dikembalikan ke penyidik kepolisian untuk dilengkapi.

“Jaksa peneliti menilai berkas masih kurang lengkap ‎sehingga P-19. Berkas masih kurang lengkap baik dari syarat formal dan materil. Secara umum, formal meliputi administrasi pada berkas dan materill meliputi isi berkas terkait dengan unsur pasal yang disangkakan oleh penyidik dan juga meliputi keterangan saksi yang ada,” jelasnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 jo Pasal 55 yat (1) ke-1 KUHPidana. (Endang)

Berikan Komentar