Kejatisu Nilai Pekerjaan Proyek Revitalisasi Terminal Amplas Amburadul

oleh -273 views

garudaonline – Medan | Penyidik Kejati Sumut menilai proyek revitalisasi Terminal Terpadu Amplas yang dikerjakan oleh Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Kota Medan bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2014-2015 senilai Rp 10 miliar, amburadul dan tidak sesuai dengan kontrak kerja. Itulah dasar penyidik mengindikasikan adanya dugaan korupsi dalam proyek tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian melalui ‎Kasubsi, Yos Gernold Tarigan yang menyebut adanya Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan yang dilanggar dalam pekerjaan proyek itu.

“Pekerjaan belum selesai sudah dilakukan serah terima. Banyak pekerjaan yang tidak sesuai kontrak” sebut Yos, Selasa (27/12/2016).

Selaim itu, tim penyidik bersama saksi ahli dari Politeknik Medan sudah melakukan cek fisik bangunan ke lokasi.

‎”Untuk menghitung berapa item yang tidak sesuai dengan kontraknya,” jelas Yos. Menurut Yos, cek lokasi dilakukan untuk bahan dasar penghitungan kerugian negara yang dilakukan oleh akuntan publik.

Meski dalam kasus ini, tim penyidik sudah menetapkan tiga tersangka dan tidak menampik adanya keterlibatan mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Perkim) Kota Medan, Gunawan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), pihak Kejati Sumut masih menutup rapat-rapat kebenaran tersebut. Dengan alasan, tidak mengganggu proses hukum yang tengah dilakukan.

“Masih tiga tersangka sampai saat ini,” cetus Yos tanpa menyebutkan identitas ketiga tersangka tersebut.

Seperti diketahui, permasalahan yang timbul dalam proyek revitalisasi Terminal Terpadu Amplas ini dikabarkan pelaksanaan pekerjaannya tidak selesai tepat waktu dan pembangunan tidak sesuai dengan kontrak kerja. Sehingga pekerjaan dinilai amburadul serta tidak maksimal.

Akan tetapi, serah terima pekerjaan telah dilaksanakan. Semula proyek dikerjakan awal September 2015 dan harus selesai akhir Desember 2015. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemko Medan menganggarkan revitalisasi Terminal Amplas senilai Rp 10 miliar. Sedangkan untuk revitalisasi Terminal Pinang Baris dianggarkan Rp 8 miliar.

(endang)

Berikan Komentar