Kena Begal, Pasutri Gegar Otak

oleh -258 views

garudaonline – Medan | Pasangan suami istri (pasutri) pengusaha angkot menjadi korban begal saat berada di Jalan Djamin Ginting, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan, Senin (7/11/2016) malam.

Tanpa belas kasihan, para begal merampas tas pasangan ini hingga Mulia Gurusinga (48) mengalami cidera (gegar) otak, sedangkan istrinya, Inganta Tarigan (45) menderita patah tulang.

Kini kedua korban asal Jalan Irigasi, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan masih menjalani perawatan di RSUP Adam Malik Medan.

Saat membuat laporan di Polsek Delitua, anak korban, Ronal Gurusinga (20) mengatakan aksi begal yang dialami ibu dan ayahnya ketika naik sepeda motor ke arah Pancur Batu untuk menarik uang setoran angkot.

Namun, karena hujan deras, mereka singgah di rumah saudara. Daan saat hujan reda, kata Ronal, kedua orangtuanya melanjutkan perjalannya ke Pancur Batu. Ketika melintas di TKP persisnya di depan Bharlin School, tas sandang warna hitam milik Inganta tiba-tiba ditarik dua pengendara motor.

“Tas ibu saya ditarik pelaku sehingga ayah enggak bisa seimbangkan sepeda motor. Sepeda motor terseret dan orangtua saya ikut juga terseret. Tas dibawa kabur pelaku. Akibat terseret ke aspal ayah saya sampai cidera otak dan ibu patah tulang tangan,” tutur Ronal.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan Hutagalung mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan anak korban yang menyebutkan kedua orangtuanya dirampok.

“Laporannya sudah kita terima dan anggota juga sudah cek TKP. Kasusnya masih dalam penyelidikan. Korban juga sudah kita datangi ke rumah sakit untuk dimintai keterangannya,” ‎ungkap Iptu Hutagalung.(one)

Berikan Komentar