Ketua PAC PP Medan Petisah Ditangkap Polisi

oleh -526 views

garudaonline – Medan | Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Medan Petisah, Nazaruddin alias Bados (65) ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia dari kediamannya di Jalan Cempaka No 69 F, Kelurahan Tanjung Gusta, Sabtu (3/12/2016).

Bados ditangkap dalam kasus penganiayaan terhadap korbannya, Syarifudin Tanjung (47) warga Jalan Ksatria Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (2/12/2016) lalu. Selain Bados, polisi juga meringkus temannya Dedi Saputra (24) warga Jalan Panci No 50, Kelurahan Sei Putih Tengah.

“Kasus penganiayaan ini bermula pada Jumat (2/12/2016) sekira pukul 23.00 WIB, tersangka Dedi Saputra, Bados, Sabar dan Ami berangkat ke Kafe 66 di Tanah Garapan Hamparan Perak. Di sana mereka bertemu dengan seorang lagi tersangka Jos.

Pada saat di Kafe 66, tersangka bertemu dengan korban dan terjadi keributan tetapi sudah berdamai,” kata Kapolsek Medan Helvetia Kompol Hendra Eko Triyulianto, Senin (5/12/2016).

Selanjutnya sekira pukul 01.30 WIB, tersangka pulang bersama-sama kemudian dicegat kumpulan orang membawa senjata tajam dan dilempari batu yang menyebabkan kaca mobil Avanza warna abu-abu BK 1318 QR bagian belakang dan kanan belakang pecah.

Kemudian tersangka Jos mengajak tersangka lainnya ke Jalan Klambir V untuk menemui korban. Sesampainya di Jalan Klambir V, para tersangka melihat korban sedang duduk di kedai tuak. Tanpa banyak membuang waktu, tersangka langsung memasukan korban ke dalam mobil.

Di mobil, korban dipukul oleh tersangka Jos dan Dedi Saputra sampai dibawa ke Kantor PAC Medan Petisah. Kemudian korban diturunkan dari mobil dan diletakkan di Kantor PAC Medan Petisah.

Selanjutnya, tersangka Sabar membawa korban menggunakan becak ke depan Plaza Medan Fair dan ditinggalkan di sana. Warga yang melihat korban dalam kondisi babak belur langsung membawanya ke RS Bhayangkara.

“Terhadap kedua tersangka masih kita lakukan pemeriksaan. Mereka kita persangkakan dengan Pasal 170 Yo Pasal 351 Yo 55, 56 Yo Pasal 328 KHUP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” terang Hendra.

(g/01)

Berikan Komentar