Komplotan Curat Modus Bongkar Rumah Ditangkap saat Pesta Sabu

oleh -351 views
Enam pria dan seorang wanita, tujuh dari delapan orang yang ditangkap personel Reskrim Polsek Delitua lagi nyabu di sebuah pondok kawasan Jalan Brigjend Zein Hamid Gang Balai Desa, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (17/12/2016) sekira pukul 19.00 WIB lalu. Dua dari mereka merupakan anggota komplotan curat modus bongkar rumah.

garudaonline – Delitua | Dua dari delapan anggota komplotan pencurian dengan pemberatan (curat) modus bongkar rumah berhasil ditangkap personel Reskrim Polsek Delitua, Polrestabes Medan.

Kedelapan tersangka ditangkap saat pesta sabu-sabu di sebuah pondok, Jalan Brigjend Zein Hamid Gang Balai Desa, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (17/12/2016) sekira pukul 19.00 WIB lalu.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 6 plastik klip kecil berisi sabu, 97 plastik kecil kosong, 74 bungkus plastik besar berisikan plastik kecil, 2 mancis, 2 pipet untuk sendok dan uang sebanyak Rp50 ribu.

“Dua tersangka yang terlibat curat masing-masing, Ibnu Ramdani alias Angga alias Busuk (22) dan Parlin Lubis alias Parlin (34) warga Jalan Brigjend Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor,” kata Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna SH SIK, Rabu (21/12/2016).

Dijelaskan, kedua tersangka melakukan aksi pencurian dengan cara membobol rumah korbannya, Karnovim Salim (38) di Jalan Brigjen Zein Hamid Gang Manggis No 25-G, Kelurahan Titi Kuining, Kecamatan Medan Johor, Senin 31 Oktober 2016 sekira pukul 05.00 WIB lalu.

“Barang bukti yang disita dari kedua tersangka ini berupa 1 kotak jam tangan merek Seiko dan 1 kotak jam tangan merek Orient. Kronologis kejadiannya, pelaku TH (DPO) mengajak tersangka Parlin dan Ibnu mencuri di rumah korban.

Lalu TH mengambil linggis dari rumahnya. Setelah itu, TH dan tersangka Ibnu masuk ke dalam rumah korban. Sedangkan tersangka Parlin memantau situasi di luar rumah. TH dan tersangka Ibnu masuk dari ruko kosong samping rumah korban dan naik ke lantai 3 lalu melompat ke rumah korban.

Kemudian, mereka membongkar pintu besi rumah korban dengan lingis dam masuk ke rumah korban lalu turun ke lantai 2. Dari dalam rumah korban, mereka mengambil barang-barang berharga seperti handphone, jam dan lain sebagainya.

Barang-barang itu lalu dijual oleh TH dan tersangka Ibnu. Uangnya mereka gunakan untuk membeli sabu-sabu. Sedangkan tersangka Parlin mendapat bagian Rp100 ribu,” papar Wira didampingi Kanit Reskrim Iptu Jonathan Hutagalung.

Lebih lanjut Wira menjelaskan, pada Sabtu (17/12/2016) sekira pukul 19.00 WIB, pihaknya memperoleh informasi bahwa tersangka Ibnu dan Parlin sedang pesta sabu bersama 6 orang temannya di sebuah pondok, Jalan Brigjen Zein Hamid Gang Balai Desa.

“Informasi itu langsung kita tindaklanjuti dengan menurunkan anggota ke lokasi dimaksut. Hasilnya, tersangka Ibnu dan Parlin dapat kita tangkap bersama 6 orang temannya ketika sedang mengkonsumsi sabu-sabu.

Ke-6 teman mereka adalah, Agung Ramadan Purba (19), Ari Saputra (19), Da’i (25), Sri Handayani (26), wanita, Hendra Hanafi (19) dan Rahmat Afandi (24). Tersangka Hendra Hanafi dan Rahmat Afandi ini merupakan penjual sabu-sabu,” jelas Wira.

(g/01)

Berikan Komentar