Komplotan Pencuri Uang Polwan Polda Sumut Diringkus

oleh -213 views
Inilah tiga pencuri modus kusuk dalam angkot (2 dari kanan ke kiri) yang menggasak uang Polwan Polda Sumut.

garudaonline, Medan | Tiga anggota sindikat pencurian modus kusuk tradisional di dalam angkutan kota (angkot) dengan korban Polisi Wanita (Polwan) Layanan Markas (Yanma) Polda Sumut, Bripka Rani, diringkus personel Reskrim Polsek Patumbak, Kamis (27/10) lalu.

Ketiganya adalah Sri Ganti Hasibuan (28) warga Jalan Bunga Terompet, Padang Bulan, Salman (51) warga Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan dan Toga Silaban (48) warga Jalan Sahati, Gang Sabhara, Kecamatan Medan Perjuangan.

“Kejadiannya, Kamis (20/10) lalu. Saat itu, korban (Bripka Rani) naik Angkot Mr X di sekitaran Simpang Limun. Korban tak pakai baju dinas. Kemudian, ketiga tersangka naik dan menawarkan kusuk tradisional.

Saat korban lengah, salah satu pelaku yang berjumlah 4 orang itu langsung mengambil tas korban yang di dalamnya berisi uang Rp10 juta. Korban kemudian membuat laporan, dan kita lakukan penyelidikan.

Kamis (27/10), ketiga tersangka kita tangkap saat mau beraksi lagi di Jalan Tritura. Salah satu dari mereka kabur. Inisialnya J, dan kita lakukan pengejaran. Dia otak pelakunya,” sebut Kapolsek Patumbak AKP Afdhal Junaidi melalui Kanit Reskrim AKP Fery Kusnadi kepada wartawan, Rabu (2/11).

Fery menjelaskan, saat beraksi ketiganya memiliki peran masing-masing. Tersangka Sri Ganti bertugas duduk di samping korban, Toga Silaban membagikan brosur dan Salman mengurut korban. Saat korban lengah, tersangka Toga langsung mengambil tas korban. Setelah berhasil, mereka langsung turun dari angkot.

Beberapa meter kemudian, korban tersadar jika tasnya sudah digondol ketiga tersangka. Selanjutnya, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Patumbak dengan LP /893/X/2016/Sek Patumbak.

“Ketiganya kita tahan karena melanggar Pasal 363 ayat 1e KUHP dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara,” sebut Afdhal. (g/10)

Berikan Komentar