KPK: Ada Anggota TNI di OTT Suap Pajak

oleh -135 views

garudaonline – Jakarta | Seorang ajudan yang berstatus anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Kepala Sub Direktorat Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak, Handang Soekarno.

Meski demikian, KPK menyebut anggota TNI tersebut tidak terkait dengan kasus suap tersebut.

“Saya tidak bisa mengonfirmasikan fakta demi fakta, tapi saya bisa info memang ada ajudan status TNI dalam kemarin OTT itu,” ungkap Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, di gedung KPK, Senin (5/12/2016).

Yuyuk mengatakan, ajudan tersebut bisa menjadi saksi dan dipanggil penyidik KPK dalam suap yang menjerat Handang Soekarno. Kendati begitu, Yuyuk belum bisa mengonfirmasi soal keterlibatan ajudan tersebut.

“Hingga saat ini ajudan tersebut tidak ada hubungan dengan kasus. Tapi jika dia punya keterangan terkait kasus akan dipanggil,” pungkasnya.

Untuk diketahui KPK kembali melakukan OTT dan menjaring Kepala Sub Direktorat Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak, Handang Soekarno. Dia terjaring OTT KPK karena diduga menerima suap dari Direktur PT Eka Prima Ekspor Indonesia, Rajesh Rajamohan Nair.

Suap tersebut diberikan Mohan untuk menghapus surat tagihan pajak sebesar Rp 78 miliar untuk PT Eka Prima.(tm)

Berikan Komentar