Kronologi Serangan Bom Molotov di Gereja Samarinda

oleh -146 views

garudaonline – Samarinda | Kepala Biro Pendidikan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Agus Rianto mengungkapkan kronologi pengeboman Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur yang terjadi pagi ini, Minggu (13/11/2016).

Agus menjelaskan peristiwa ledakan yang terjadi di gereja yang beralamat di Jalan Cipto Mangun Kusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir ini terjadi akibat pelemparan bom berjenis molotov yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal.

“Sekitar pukul 10.00 WITA jemaat yang selesai melaksanakan kegiatan ibadah keluar melalui pintu depan menuju ke parkiran. Tiba-tiba datang orang yang tidak dikenal melemparkan sesuatu yang diduga bom molotov,” ujarnya saat dihubungi Kriminalitas.com, Minggu (13/11/2016).

Agus melanjutkan, sekitar pukul 10.15 WITA setelah melempar bom, pelaku melarikan diri ke arah depan dan melompat ke sungai Mahakam.

“Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha mengejar pelaku dan akhirnya pelaku ditangkap oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Samarinda Seberang,” lanjutnya.

Adapun korban akibat ledakan tersebut berjumlah 5 (lima) orang dan saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Muis, Samarinda.

“Untuk sementara kerugian materiilnya adalah 4 (empat) unit sepeda motor dalam keadaan rusak, perkembangan selanjutnya akan dilaporkan,” pungkasnya.(bs/tm)

Berikan Komentar