LPSK Desak TNI AU Ungkap Tersangka Penganiaya Jurnalis

oleh -110 views

garudaonline, Medan | Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) mendesak TNI Angkatan Udara Lanud Soewondo untuk mengungkap identitas dua tersangka penganiaya jurnalis beberapa waktu lalu. Pasalnya, sejak ditetapkan sebagai tersangka, Satuan Polisi Militer (Sat POM) TNI AU enggan menjelaskan siapa dua tersangka dimaksud.

“Tentunya, kami dari LPSK berharap agar TNI AU bisa transparan dalam menangani kasus ini. Kami juga akan pertanyakan identitas dua orang yang kabarnya sudah ditetapkan sebagai tersangka kemarin,” ungkap Wakil Ketua LPSK, Hasto Atmojo di kantor LBH Medan Jalan Hindu, Kamis (10/11).

Menurut Hasto, TNI AU Lanud Soewondo harus bisa menjelaskan pelanggaran apa yang telah dilakukan para tersangka. Apakah kedua tersangka melakukan tindak pidana atau pelanggaran kode etik.

“Kalau memang melanggar tindak pidana, tentu harus dijelaskan bagaimana proses kasusnya. Begitu juga jika dinyatakan melanggar kode etik, seperti apa penuntasannya,” ungkap Hasto.

Hal senada juga disampaikan Aidil A Aditya, Tim Advokasi Pers Sumut dari LBH Medan. Menurut Aidil, penanganan kasus penganiayaan jurnalis yang saat ini tengah bergulir di Sat POM TNI AU terkesan lamban.

“Sampai saat inipun, surat SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) kasusnya tidak pernah diberikan. Kami juga heran, kenapa penyidik Sat POM tidak pernah memberikan informasi progres kasus ini,” ungkap Aidil.

Ia berharap, TNI AU bisa bersungguh-sungguh dan profesional dalam menindak anggotanya yang bersalah. Jangan ada kesan para pelaku yang terlibat dilindungi.

Sebelumnya, kasus penganiayaan bermula saat warga di Sari Rejo, Medan Polonia menolak pencaplokan lahan yang dilakukan TNI AU Lanud Soewondo pada 15 Agustus 2016 kemarin. Ketika aksi berlangsung, mendadak suasana ricuh antara TNI AU dan warga.

Nahasnya, sejumlah jurnalis yang kala itu melakukan peliputan malah dianiaya tanpa alasan yang jelas. Bahkan, TNI AU juga merusak fasilitas masjid di Sari Rejo. (g/10)

Berikan Komentar