MA Vonis Mati Kurir Sabu 21 Kg

oleh -233 views
Empat terdakwa narkoba yang gagal divonis Senin (23/11).(syukri amal

garudaonline, Medan | Mahkamah Agung (MA) memvonis mati seorang kurir narkotika jenis sabu seberat 21 Kg lebih dan pil ekstasi sebanyak 100 ribu butir, Sukri Ismail (38). Sukri sempat lolos dari hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Dikutip wartawan dari laman putusan.mahkamahagung.go.id, Jumat (6/1/2017), vonis mati itu dibacakan oleh ketua majelis hakim agung, Surya Jaya didampingi hakim agung anggota Margono dan Maruap Dohmatiga Pasaribu dalam putusan bernomor 1045 K/PID.SUS/2016.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Sukri Ismail oleh karena itu dengan pidana mati,” demikian isi putusan yang dibacakan 26 Juli 2016 lalu itu.

Selain Sukri Ismail, dalam kasus sama, MA juga memvonis Zuklifli Muhammad (35) dengan hukuman seumur hidup penjara. Sedangkan terdakwa Abdullah Ibrahim (38) dan Abdul Jabar (40) divonis 20 tahun penjara. Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sindu Utomo membenarkan putusan mati terhadap Sukri Ismail.

“Dari empat terdakwa yang divonis 20 tahun penjara di tingkat PN Medan dan tingkat banding, Sukri Ismail divonis mati oleh MA. Sedangkan satu orang lagi divonis penjara seumur hidup dan dua orang lagi hukuman 20 tahun penjara,” ungkap Sindu.

Saat ini, pihak terdakwa sedang dalam proses Peninjauan Kembali (PK).

“Putusan MA itu belum berkekuatan hukum tetap karena masih dalam tahap PK,” ujar Sindu.

Sementara itu, penasihat Hukum keempat terdakwa, Amri membenarkan vonis MA tersebut.

“Sukri Ismail divonis mati oleh MA. Sementara Zulkifli Muhammad divonis penjara seumur hidup dan Abdullah Ibrahim serta Abdul Jabar 20 tahun penjara. Saat ini masih dalam proses PK,” ucapnya.

Sebelumnya, JPU Sindu yang menuntut keempat terdakwa dengan hukuman mati mengajukan kasasi setelah PN dan PT Medan hanya memvonis keempatnya dengan hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

(endang)

Berikan Komentar