Mahasiswa Bela NKRI: FPI Dari Dulu Anarkis

oleh -638 views

garudaonline – Jakarta | Solidaritas Mahasiswa Untuk NKRI menyinggung demo bela islam pada 4 November 2016 kemarin saat orasi. Menurutnya, demo beberapa pekan lalu mengandung banyak unsur SARA.

“Demo kemarin banyak sekali unsur SARA. Itu yang kami tekankan disini. NKRI harga mati, FPI dari dulu seperti itu, anarkis,” kata Muhammad Akbar, mahasiswa dari Universitas Muhamadiyah Kupang saat berbincang dengan Kriminalitas.com, Senin (21/11/2016).

Kendati demikian, mereka membantah jika aksi damai yang dilakukan ada unsur politis dan berkaitan dengan gelaran Pilkada DKI yang berlangsung 2017 mendatang.

“Kami tidak mendukung kandidat siapapun dalam Pilkada Jakarta. KTP(kartu tanda penduduk) kami saja Kupang,” ujarnya.

Akbar menambahkan, bahwa gelaran Pilkada DKI akan berdampak pada keadaan daerah. Dirinya yang berada di Kupang merasakan sekali dampak Pilkada di daerahnya.

“Mereka (pemerintah) tidak tahu kalau Pilkada dampaknya sangat besar di tempat kami, sama seperti 98, kejadiannya di Jakarta, tapi imbasnya ke daerah. Kami merasakan itu,” ujarnya mahasiswa dengan almamater hijau itu.

Sebagai informasi, gabungan mahasiswa seluruh Indonesia tersebut melakukan orasi di Taman Padang Istana. Dalam orasinya, mereka menuntut pemerintah untuk menindak tegas oknum-oknum yang mencoba memecah belah NKRI.(KR)

Berikan Komentar