Mahasiswa UMSU Bunuh Dosen Minta Keringanan Hukuman

oleh -170 views

garudaonline, Medan | Roymardo Sah Siregar, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), terdakwa pembunuh dosennya, Nurain Lubis meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Permintaan itu diucapkan terdakwa saat membacakan pledoi pribadi di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara, Senin (9/1/2017). Ia mengaku tak ada niat sedikitpun menghabisi nyawa Nurain Lubis.‬

“Saya tidak ada niat membunuh, pak. Saya sering diancam tidak lulus,” ungkapnya dihadapan majelis hakim yang diketuai Sontan Merauke tersebut.

Pria 21 tahun ini juga meminta maaf atas perilaku yang dilakukannya yang tidak disukai Nurain. Meski begitu, permintaan maaf tersebut tak diamini yang membuat dia semakin tertekan tidak diluluskan.‬

“Saya sudah mau minta maaf dengan mencoba berbicara secara pribadi, tapi waktu itu saya tidak digubris, pak hakim. Saya justru dihina yang membuat saya sakit hati lalu membunuh. Saya menyesal, pak hakim,” ucap Roymardo.‬

Dalam pledoi itu, sebilah pisau yang Roymardo gunakan menikam leher Nurain Lubis bukan telah dipersiapkan sebelumnya. Ia mengaku, pisau yang sehari-hari disimpan di jok keretanya tersebut digunakan untuk antisipasi.

“Saya membawa pisau sehari hari untuk perlindungan diri saya, bukan sengaja dibawa untuk membunuh,” katanya.

Sebelumnya, JPU Aisyah menuntut Roymardo dengan pidana seumur hidup penjara karena dianggap terbukti melakukan pembunuhan dengan berencana terhadap Nurain Lubis dengan menggunakan pisau.

(endang)

Berikan Komentar